Herbalife Gandeng Yayasan Cita Sehat Cegah Stunting di Gunungkidul
Herbalife dan Yayasan Cita Sehat meluncurkan program pencegahan stunting di Kedungkeris Gunungkidul yang menyasar 275 penerima manfaat.
Suasana TPR Parangtritis, Rabu (4/5/2022) siang./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pariwisata (Dispar) DIY bersama Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY menilai kontribusi sektor pariwisata di DIY cukup tinggi untuk menggerakkan perekonomian DIY. Ke depan kegiatan Meeting Incentive Convention Exhibition (MICE) di DIY akan terus diperkuat.
Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo mengatakan data BPS DIY yang merilis pertumbuhan ekonomi di DIY meningkat pesat salah satunya didukung oleh sektor pariwisata. Selama 2022, katanya, banyak event dan kegiatan pariwisata yang kembali menggerakkan perekonomian masyarakat.
BACA JUGA : Pertumbuhan Ekonomi DIY Diprediksi Terus Tumbuh
"Ya selama 2022, banyak even dan perjalanan wisata yang mendorong wisatawan ke Jogja. Bahkan, pada 2022, DIY meraih penghargaan sebagai provinsi dengan rasio pergerakan wisatawan tertinggi, salah satunya digerakkan oleh banyak even nasional maupun internasional," kata Singgih kepada Harianjogja.com, Senin (6/2/2023).
Tidak hanya itu, lanjut Singgih, pada 2019 DIY juga menerima penghargaan sebagai most popular MICE Destination dari Kementerian. Tak salah jika data BPS menyebut jumlah wisatawan ke DIY pada 2022 sudah melebihi jumlah wisatawan pada 2019 dari sekitar 6,1 juta orang menjadi 6,6 juta orang.
"Dengan demikian, kontribusi sektor pariwisata di DIY terhadap ekonomi pada 2022 cukup tinggi dan sudah melebihi 2019. Ini yang membuat kami lebih percaya diri bahwa kondisi pariwisata di DIY sudah bangkit dan bahkan pulih," kata Singgih.
BACA JUGA : Wisata Menggeliat, Ekonomi DIY Tumbuh
Ketua DPD Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY Bobby Ardianto mengatakan jenis wisata domestik masih mendominasi kunjungan wisatawan ke DIY. Hal tersebut tidak lepas dari baiknya akses wisatawan baik dari darat dan udara ke Jogja. Ke depan, katanya, perlu dilakukan integrasi program wisata dari 4 kabupaten dan satu kota di DIY perlu segera dilakukan.
"Ini harus segera dilakukan agar segera dibawa ke dunia internasional. Jarang kita membawa potensi destinasi di kabupaten ini untuk pasar internasional. Jangan hanya terpacu pada Borobudur dan Prambanan, harus dilakukan integrasi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Herbalife dan Yayasan Cita Sehat meluncurkan program pencegahan stunting di Kedungkeris Gunungkidul yang menyasar 275 penerima manfaat.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 26 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 26 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg 2027 turun Rp11,4 triliun. DPR menyoroti data penerima subsidi dan tingginya exclusion error pemerintah.
Wapres Gibran meminta pendataan warga terdampak banjir bandang Solok dipercepat untuk penanganan dan penataan permukiman.
Pertumbuhan anak perempuan yang lambat perlu dipantau. Kenali faktor penyebab perawakan pendek dan risiko gangguan kromosom.