27 Orang Tewas dalam Dua Penembakan Massal di Afrika Selatan
Dua penembakan massal di Afrika Selatan menewaskan 27 orang dan melukai puluhan lainnya. Polisi memburu para pelaku.
Penanaman mangrove dalam rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) oleh Forum Pewarta Bantul (FBP) di kawasan hutan mangrove Baros Kalurahan Tirtohargo, Kretek, Kamis (9/2/2023)/Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, KRETEK—Berbagai kendala menjadi pengembangan kawasan hutan mangrove di Bantul. Dari 15 hektare lahan yang tersedia di Kalurahan Tirtohargo, Kapanewon Kretek, saat in baru 3,5 hektare termanfaatkan menjadi kawasan hutan mangrove.
BACA JUGA: Penambangan di Muara Sungai Opak Ancam Hutan Mangrove
Seksi Konservasi Keluarga Pemuda Pemudi Baros (KP2B) Wawan Widia Ardi Susanto mengatakan ada berbagai penyebab yang membuat penanaman mangrove sejak 2003 hanya mampu mencapai 3,5 hektare. Salah satunya adalah abrasi dan kerap berpindah-pindah muara yang mempertemukan sungai Opak dan laut selatan Jawa.
"Ini membawa pengaruh kepada pertumbuhan mangrove. Sebab, setiap tanaman yang ada di depan muara akan terhempas ombak setiap harinya," kata Wawan, di sela-sela penanaman mangrove dalam rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) oleh Forum Pewarta Bantul (FBP), Kamis (9/2/2023)
Oleh karena itu, Wawan mengungkapkan, pihaknya memasang strategi untuk mengatasi kendala tersebut. Salah satunya adalah setiap penanaman mangrove dengan jumlah besar dilakukan di sisi barat Baros. Untuk jenis mangrove yang ditanam dipilih Rhizophora dan Avicennia untuk mencegah abrasi.
"Ini untuk menghindari munculnya muara yang menjadi pintu masuknya aliran sungai ke laut. Selain mempertimbangkan tingkat abrasi dan keberadaan sampah," jelasnya.
Wawan mengaku sampai kini dirinya bersama dengan teman-temannya tidak putus asa. Mereka terus menanam magrove dengan menggandeng sejumlah pihak. "Kami manfaatkan program CSR baik dari dinas maupun pihak swasta," ucapnya.
Ketua FPB Sukro Riyadi mengungkapkan ada ratusan mangrove yang ditanam hari ini. "Harapannya mangrove ini bisa membantu memperluas kawasan hutan mangrove di Tirtohargo," katanya.
Wakil Bupati Bantul Joko B. Purnomo berharap agar pengembangan kawasan hutan mangrove di Bantul terus digencarkan. Karena dapat mencegah abrasi dan melindungi lahan pertanian di sekitarnya. Selain itu, Joko juga melihat saat ini Baros menjadi salah satu objek wisata di Bantul dan berpotensial untuk dikembangkan.
"Harapannya nanti pemerintah setempat bisa bersinergi dengan Pemkab Bantul. Sehingga pada saatnya nanti Baros, Tirtohargo bisa menjadi salah satu destinasi wisata besar dan memberikan manfaat ke warga sekitar," harap Joko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua penembakan massal di Afrika Selatan menewaskan 27 orang dan melukai puluhan lainnya. Polisi memburu para pelaku.
Hasil Belgia vs Prancis berakhir 0-1. Michael Olise mencetak gol menit ke-88 dan membawa Les Bleus ke puncak Grup A1.
Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026 hari ini menghadirkan Thailand vs Vietnam. Simak jam pertandingan dan persaingan Grup B.
Joan Mir meninggalkan Honda untuk bergabung dengan Gresini pada MotoGP 2027. Ia mengaku sempat berharap Honda kembali kompetitif.
Jadwal final bulu tangkis Asian Games 2026 menampilkan Amri/Nita dan Leo/Daniel. Simak jam, lawan, venue, dan siaran langsung.
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Ferran Soriano menegaskan proses hukum masih panjang dan klub akan melawan.