DPAD dan DPRD DIY Ajak Warga Kerek Budaya Literasi
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY berkolaborasi menggenjot budaya literasi lewat Program Bedah Buku
Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo saat mengikuti pembukaan rakernas PHRI di Bangsal Pagelaran Keraton, Rabu (8/2/2023)./Harian Jogja
JOGJA—Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) dibuka Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X di Bangsal Pagelaran Keraton Ngayogyakarta pada Rabu (9/2/2023) malam. Pembukaan rakernas PHRI tersebut dihadiri pengurus PHRI se-Indonesia dengan perwakilan ratusan peserta.
KGPAA Paku Alam X menyambut baik penyelenggaraan rakernas PHRI di Bumi Mataram tersebut. Mewakili Gubernur DIY Sultan HB X, KGPAA Paku Alam berharap penyelenggaraan rakernas tersebut berimbas positif pada DIY. “Kami berharap wisata DIY juga terungkit perkembangannya, terutama jumlah wisatawan yang meningkat baik mancanegara maupun lokal,” katanya, Rabu malam.
Pembukaan rakernas PHRI tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo. “Kami tentu saja senang bisa jadi tuan rumah rakernas ini, acara ini saja pasti menguatkan pariwisata DIY karena ada ratusan peserta yang mengikutinya,” ujarnya.
Singgih menyebut PHRI sebagai mitra strategis Pemda DIY dalam peningkatan pariwisata di wilayahnya. “Dalam rakernas ini tentu dibahas isu-isu strategis dalam mengupayakan peningkatan wisatawan yang akan berimbas positif ke DIY,” ucapnya.
Sektor hotel dan restoran di DIY, jelas Singgih, menjadi salah satu penyumbang pajak yang cukup besar. “Mereka taat pajak, dan yang diberikan juga tinggi di DIY tentu ini perlu hubungan yang lebih erat untuk bersama-sama meningkatkan pariwisata DIY,” jelasnya.
Kondisi pariwisata DIY, lanjut Singgih, sudah membaik tetapi belum stabil setelah pandemi Covid-19. “Ini kondisinya masih bisa goyah, tapi kami tetap optimis dengan berbagai hal yang akan dilakukan, khususnya dengan PHRI karena dengan mereka tentu menjaga ekosistem wisata tetap tumbuh akan jadi lebih mudah,” katanya.
Singgih menantikan strategi-strategi PHRI untuk menguatkan ekosistem wisata di DIY. “Ekosistem ini melibatkan banyak pihak, tidak hanya pemerintah, peran pelaku usaha khususnya PHRI juga penting agar bersama-sama bisa kembali lebih kuat lagi, tentu strategi-strategi dari pelaku usaha ini juga penting,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY berkolaborasi menggenjot budaya literasi lewat Program Bedah Buku
Honor dikabarkan menyiapkan HP lipat layar lebar 7,6 inci dengan chipset 2nm Snapdragon 8 Elite Gen 6. Siap meluncur 2027.
Sindikat penipuan online modus asmara dan kripto palsu di Jateng raup Rp41 miliar. Polisi tetapkan 38 tersangka, 133 korban.
Kasus korupsi kredit fiktif di bank BUMN Banjarmasin rugikan negara Rp4,7 miliar. Tiga terdakwa dituntut 4,5 tahun penjara.
DPP Kota Jogja periksa 1.718 hewan kurban jelang Iduladha 2026. Semua dinyatakan sehat dan layak dijual di pasar tiban.
Rektor menekankan pentingnya kolaborasi dan kemampuan bekerja sama dalam menghadapi kompleksitas dunia modern. Keberhasilan lahir dari kerja tim, jejaring.