PDI Perjuangan DIY Peringati 30 Tahun Kudatuli Lewat Panggung Rakyat
PDI Perjuangan DIY memperingati 30 tahun Kudatuli melalui Panggung Rakyat, doa lintas iman, dialog sejarah, dan pembagian 500 paket sembako.
Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo saat mengikuti pembukaan rakernas PHRI di Bangsal Pagelaran Keraton, Rabu (8/2/2023)./Harian Jogja
JOGJA—Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) dibuka Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X di Bangsal Pagelaran Keraton Ngayogyakarta pada Rabu (9/2/2023) malam. Pembukaan rakernas PHRI tersebut dihadiri pengurus PHRI se-Indonesia dengan perwakilan ratusan peserta.
KGPAA Paku Alam X menyambut baik penyelenggaraan rakernas PHRI di Bumi Mataram tersebut. Mewakili Gubernur DIY Sultan HB X, KGPAA Paku Alam berharap penyelenggaraan rakernas tersebut berimbas positif pada DIY. “Kami berharap wisata DIY juga terungkit perkembangannya, terutama jumlah wisatawan yang meningkat baik mancanegara maupun lokal,” katanya, Rabu malam.
Pembukaan rakernas PHRI tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo. “Kami tentu saja senang bisa jadi tuan rumah rakernas ini, acara ini saja pasti menguatkan pariwisata DIY karena ada ratusan peserta yang mengikutinya,” ujarnya.
Singgih menyebut PHRI sebagai mitra strategis Pemda DIY dalam peningkatan pariwisata di wilayahnya. “Dalam rakernas ini tentu dibahas isu-isu strategis dalam mengupayakan peningkatan wisatawan yang akan berimbas positif ke DIY,” ucapnya.
Sektor hotel dan restoran di DIY, jelas Singgih, menjadi salah satu penyumbang pajak yang cukup besar. “Mereka taat pajak, dan yang diberikan juga tinggi di DIY tentu ini perlu hubungan yang lebih erat untuk bersama-sama meningkatkan pariwisata DIY,” jelasnya.
Kondisi pariwisata DIY, lanjut Singgih, sudah membaik tetapi belum stabil setelah pandemi Covid-19. “Ini kondisinya masih bisa goyah, tapi kami tetap optimis dengan berbagai hal yang akan dilakukan, khususnya dengan PHRI karena dengan mereka tentu menjaga ekosistem wisata tetap tumbuh akan jadi lebih mudah,” katanya.
Singgih menantikan strategi-strategi PHRI untuk menguatkan ekosistem wisata di DIY. “Ekosistem ini melibatkan banyak pihak, tidak hanya pemerintah, peran pelaku usaha khususnya PHRI juga penting agar bersama-sama bisa kembali lebih kuat lagi, tentu strategi-strategi dari pelaku usaha ini juga penting,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PDI Perjuangan DIY memperingati 30 tahun Kudatuli melalui Panggung Rakyat, doa lintas iman, dialog sejarah, dan pembagian 500 paket sembako.
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA. Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.
BMKG memprakirakan cuaca DIY pada Rabu 29 Juli 2026 didominasi cerah berawan hingga berawan. Gunungkidul menjadi satu-satunya wilayah yang diprediksi cerah sepa
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya berdasarkan data resmi KAI Access.
Jalan Jetis-Karangsemut Bantul ditutup 29-31 Juli 2026 untuk pemasangan box culvert dan pengaspalan. Simak jadwal serta jalur alternatifnya.
Produksi perikanan budidaya Sleman mencapai 29.167 ton dengan nilai Rp810,7 miliar hingga Juni 2026. Pemkab mewaspadai dampak musim kemarau.