Daihatsu Kumpul Sahabat Siap Warnai Keseruan Masyarakat Batam
Daihatsu kembali menghadirkan keseruan Daihatsu Kumpul Sahabat 2026 di Batam. Berlangsung pada 2–6 September 2026 di Mega Mall Batam Centre
Pengecekan komoditas ekspor tembakau iris Tarumartani/Ist
Yogyakarta (08/02/23) – PT Tarumartani merupakan perusahaan penghasil cerutu dan tembakau iris (TIS) yang telah berdiri sejak tahun 1918 di Yogyakarta.
Pada Rabu, 08 Februari 2023, perusahaan ini mengekspor 40 box TIS ke Taiwan melalui Bandara Soekarno Hatta.
Dalam kegiatan ekspor ini, Bea Cukai Yogyakarta berperan dalam pengawasan dan pelayanan administrasi kepabeanan dan cukai. Sebagaimana diketahui, bahwa tembakau iris merupakan barang kena cukai yang harus dilekati pita cukai setelah selesai proses pembuatannya.
Namun hal ini dikecualikan untuk barang kena cukai yang akan diekspor.
Sebagai upaya pengawasan ekspor, Bea Cukai Yogyakarta juga menyegel setiap box yang akan diekspor dengan segel timah. Tercatat devisa negara yang masuk atas kegiatan ekspor ini sebesar USD 7.110.
“Terima kasih, kepada Bea Cukai Yogyakarta yang telah banyak membantu regulasi kami. Sehingga kelancaran kami berproduksi dan menyalurkan barang dapat berjalan lancar,” ujar Slamet, Kepala Divisi Marketing dan Umum PT. Tarumartani. (**)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Daihatsu kembali menghadirkan keseruan Daihatsu Kumpul Sahabat 2026 di Batam. Berlangsung pada 2–6 September 2026 di Mega Mall Batam Centre
Kemenkes menjelaskan akses SATUSEHAT RME saat darurat, persetujuan pasien, perlindungan data, hingga manfaat integrasi rekam medis.
Kemenaker menyiapkan pemagangan dan pelatihan vokasi untuk mendukung target 3,49 juta lapangan kerja baru pada 2027.
Lima mahasiswa UGM diduga menjadi korban kekerasan saat aksi demonstrasi di Jogja dan sempat dirawat di RS Panti Rapih.
512 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam keracunan MBG. DPR meminta pengawasan dan koordinasi Kemenag, BGN, serta pemda diperkuat.
Harga cabai merah besar di tingkat petani Bantul anjlok menjadi Rp8.000 per kilogram akibat pasokan melimpah saat panen bersamaan.