Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Pelaku pencurian di kantor manajemen Tri Suaka (tengah) dihadirkan saat jumpa pers, Rabu (15/2/2023)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN — Penyanyi sekaligu youtuber Tri Suaka kemalingan. Sebanyak tiga unit kamera dan stabilizer milik manajemennya digondol maling yang ternyata adalah mantan karyawannya sendiri.
Kapolsek Ngaglik, Kompol Anjar Istriani, menjelaskan pelaku adalah Irfan Candra, 22, warga Gunungkidul. Pencurian tersebut tidak dilakukan secara langsung oleh pelaku, melainkan dengan memesan jasa ojol dan mengelabui petugas keamanan.
“Sekitar jam 03.30 WIB, driver ojol [ojek daring] datang ke kantor dan bilang ke petugas keamanan akan mengambil kamera yang mengatasnamakan Erygo [karyawan lain], kemudian driver melakukan video call dengan pelaku,” katanya.
Melalui video call tersebut, pelaku mengarahkan driver untuk naik ke lantai II, mengambil kunci dan mengambil sejumlah kamera dan alat-alat lainnya. Barang yang diambil meliputi kamera Sony A6400, dua kamera Sony A7 Mark1, dua lensa Sony 35 mm APSC, Lensa Sony 50 mm full frame, lensa Sony type 24-70 mm full frame dan stabilizer Zhiyun Weeblis.
BACA JUGA: Tri Suaka Kemalingan 3 Kamera, Nilainya Capai Rp70 Juta
Panit Reskrim Polsek Ngaglik, Ipda YS Udin, mengatakan pelaku memesan ojol tersebut dari Stasiun Tugu dan bertemu usai driver berhasil mengambil barang-barang pesanannya. “Kami mengikuti jejak CCTV driver tersebut hingga ke Stasiun Tugu dan bertemu pelaku,” ujar dia.
Meski demikian, dia memastikan driver ojol tidak mengetahui jika pesanan tersebut adalah modus pencurian. Setelah berhasil mendapatkan barang-barang yang diinginkan, pelaku kemudian bersembunyi di beberapa hotel. Pelaku juga sempat menjual sebuah kamera beserta satu lensa seharga Rp2 juta.
Saat ditanyai wartawan, pelaku mengaku terpaksa mencuri barang-barang tersebut untuk memenuhi kebutuhan hidup karena tidak kunjung mendapat pekerjaan. “Untuk kebutuhan sehari-hari, buat makan keluarga, kan saya anak pertama orang tua juga tua,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Kutu kebul menyerang 2.000 batang melon petani di Banguntapan, Bantul. Tanaman gagal panen dan menyebabkan kerugian jutaan rupiah.
Cara beli iPhone 18 secara online dan offline di iBox, Digimap, Hello Store, dan Blibli lengkap dengan metode pembayaran.
Sebanyak 252 penerima bansos Gunungkidul membuat pernyataan berhenti judi online. Total 9.921 penerima terindikasi judi online pada 2026.
PSS, PSIM, empat kelompok suporter, dan Polda DIY menandatangani komitmen menjaga keamanan BRI Super League 2026/2027.
Pemerintah menarik dan mencabut izin 25 merek beras fortifikasi karena diduga tak sesuai kandungan dan mutu pada label.