Kasus Kebakaran di Bantul Melonjak, Karhutla Mendominasi selama September
Kasus kebakaran di Bantul mencapai 326 kejadian hingga 21 September 2026. Karhutla melonjak dan menjadi pemicu utama kenaikan kasus.
Suasana Teras Malioboro 1 di kawasan Malioboro belum lama ini. Sebanyak 10 event dengan berbagai jenis akan ditampilkan di kawasan itu untuk menarik pengunjung./Harian Jogja-Yosef Leon Pinsker
Harianjogja.com, JOGJA—Sedikitnya 10 event dengan jenis yang bervariasi akan diselenggarakan Teras Malioboro sepanjang tahun ini. Program ini nantinya akan disesuaikan dengan masa libur wisatawan guna menarik lebih banyak pengunjung ke Teras Malioboro.
Kepala Balai Layanan Bisnis UMKM Hellen Phornica menjelaskan, 10 event itu terdiri dari tujuh dengan skala besar dan tiga lainnya berskala kecil. Menurutnya penyelenggaraan event di kawasan Teras Malioboro selalu sukses mengangkat omzet pedagang di kawasan itu, sehingga perlu dimaksimalkan.
"Konsepnya nanti lebih kepada pameran. Sebagai pemancing saja untuk mengajak para pengunjung datang ke Teras Malioboro," kata Hellen, Senin (20/2/2023).
Menurutnya, rangkaian event sepanjang tahun itu bakal disesuaikan pula dengan masa liburan dan momentum high season. Misalnya dengan memanfaatkan masa libur Lebaran, libur sekolah dan masa Natal atau Tahun Baru. Produk-produk unggulan dari para tenant akan mejeng dalam event itu.
Baca juga: 5 Makanan yang Manjur Turunkan Tekanan Darah Tinggi
"H minus 4 lebaran kita juga akan ada pasar rakyat agar tenant kasih diskon besar. Nanti juga ada dari mitra yang lain untuk memberikan layanan tertentu agar omzet bisa maksimal," katanya.
Hellen menambahkan, produk-produk yang nantinya dipajang dalam pameran itu juga diupayakan lebih variatif dan berbeda. Tiga potensi produk berupa fesyen, kerajinan dan kuliner akan ditawarkan kepada masyarakat luas. Berkaca pada pengalaman sebelumnya, dalam tiga hari pelaksanaan event perputaran uang yang terjadi di tempat itu mencapai Rp300 juta.
"Potensinya memang sangat luar biasa. Makanya program-program seperti pemeran dan promosi produk harus dimaksimalkan," katanya.
Di sisi lain pihaknya juga mengakui bahwa ke depan Teras Malioboro masih harus banyak berbenah. Peningkatan kapasitas kepada para tenant dengan berbagai pelatihan pun harus dilaksanakan. Pihaknya juga berencana untuk menyelenggarakan berbagai workshop yang disesuaikan dengan kebutuhan para tenant.
"Pelatihan akan dilakukan sesuai kebutuhan, misalnya jualannya itu-itu saja produknya, maka akan kita latih agar lebih variatif produknya. Jadi ada produksi yang beragam, kemudian keamanan pangan, dan PIRT atau produk halal," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus kebakaran di Bantul mencapai 326 kejadian hingga 21 September 2026. Karhutla melonjak dan menjadi pemicu utama kenaikan kasus.
Komisi C DPRD DIY mengecek talud bronjong 74 meter di Kali Kuning Sleman sebagai antisipasi erosi dan longsor saat musim hujan.
Krisna Septiana lolos final kayak tunggal putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 meski finis peringkat 15 pada semifinal.
Polisi memperluas pemeriksaan kasus dugaan pungli food truck di Alkid Jogja. Hingga 30 September 2026, 14 orang telah dimintai keterangan.
Kemarau di Sleman diprediksi lebih panjang hingga Desember. DP3 meminta petani mengatur pola tanam dan mengantisipasi keterbatasan air.
Jalur pendakian Torean dan Senaru Gunung Rinjani masih ditutup sementara setelah kebakaran berdampak pada 1.098,75 hektare kawasan.