Ekspor DIY Masih Tangguh Meski Tertekan Ekonomi Global
Surplus perdagangan DIY naik menjadi US$99,96 juta pada triwulan I 2026 meski ekspor dan impor melemah akibat tekanan ekonomi global.
Seorang lansia mendapatkan vaksinasi booster di Kantor Kecamatan Ngemplak, Sleman, Kamis (24/2/2022). /Ist.
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman mencatat capaian vaksinasi booster kedua masih di bawah 10 persen. Sementara vaksinasi booster pertama sudah mencapai di atas 50 persen.
Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinkes Sleman, Khamidah Yuliati mengatakan rendahnya capaian vaksinasi kedua karena tidak dijadikan syarat perjalanan seperti booster pertama.
"Masyarakat umum dan lansia yang masih sedikit. Belum teridentifikasi angka pastinya. KPCN [Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional] macet," ucapnya, Sabtu (11/3/2023).
Capaian vaksinasi booster dua menurutnya sempat mencapai 90 persen sebelum digabung dengan masyarakat umum. Begitu digabung persentasenya jadi turun.
"Masyarakat merasa sudah landai [kasus Covid-19]."
Baca juga: Ganjar dan Jokowi Kompak Nonton Konser Deep Purple
Kepala Dinkes Sleman, Cahya Purnama mengatakan kegiatan vaksinasi digelar di sentra-sentra vaksin seperti Sleman City Hall (SCH) dan rumah dinas bupati.
"Ini sentra-sentra vaksin ditingkatkan untuk mempertinggi booster," ucapnya.
Menurutnya masyarakat perlu diingatkan bahwa pandemi Covid-19 belum berakhir. Salah satu pencegahan yang bisa dilakukan adalah dengan vaksinasi. Dia mengajak masyarakat untuk mengakses layanan vaksinasi booster ini.
"Ya ini yang jadi masalah, jadi masyarakat harus diingatkan pandemi belum berakhir."
Sebelumnya per 24 Januari 2023 masyarakat Sleman sudah bisa mengakses vaksinasi booster kedua. Booster kedua ini bisa diakses di dua rumah sakit umum daerah (RSUD) dan 25 puskesmas sesuai jadwal masing-masing. Sementara SCH setiap akhir pekan.
Epidemiolog Universitas Gadjah Mada (UGM), Bayu Satria Wiratama mengatakan vaksinasi sebaiknya difokuskan kepada masyarakat yang belum mendapatkan booster pertama dan dosis lengkap. Masyarakat yang sudah booster pertama perlindungannya sudah bagus dibandingkan yang belum booster atau dosis lengkap.
"Karena mereka yang mendapatkan booster kedua adalah mereka yang sudah booster pertama di mana itu perlindungannya sudah bagus," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Surplus perdagangan DIY naik menjadi US$99,96 juta pada triwulan I 2026 meski ekspor dan impor melemah akibat tekanan ekonomi global.
Lima WNI dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 dilaporkan ditahan Israel di perairan Siprus.
Jemaah haji asal Solo menjalani amputasi jempol kaki di Makkah akibat komplikasi diabetes saat ibadah haji 2026.
Harga minyak mentah Indonesia April 2026 melonjak menjadi 117,31 dolar AS per barel akibat konflik Timur Tengah dan Selat Hormuz.
Dewan Pers mendesak pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomatik untuk membebaskan tiga jurnalis yang ditahan Israel.
Sri Wagiyati, pedagang asongan stadion di Jogja, menemukan keluarga baru lewat kedekatannya dengan suporter BCS, Brajamusti, dan Slemania.