Disdikpora DIY Minta Sekolah Tangani Kekerasan Sejak Awal
Disdikpora DIY meminta sekolah menangani kasus kekerasan sejak awal agar persoalan tidak meluas dan menjadi perhatian publik.
Aplikasi SPMB 2026 Disdikpora DIY. /spmb-diy.
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Negeri DIY 2026 masih menggunakan skema yang sama seperti tahun sebelumnya. Calon murid diminta mulai mencermati tahapan pendaftaran, jadwal verifikasi, hingga proses pemilihan sekolah yang akan berlangsung mulai Mei 2026.
Plt. Kepala Disdikpora DIY, Muhammad Setiadi, mengatakan tidak ada perubahan mekanisme dalam pelaksanaan SPMB SMA/SMK Negeri DIY tahun ini. Meski demikian, Disdikpora DIY tetap menyiapkan sejumlah posko layanan untuk membantu masyarakat selama proses pendaftaran berlangsung.
"Tidak ada perbedaan [dengan tahun lalu]," ujarnya, Selasa (12/5/2026).
Menurut Muhammad Setiadi, posko pelayanan SPMB akan dibuka di kantor dinas maupun beberapa sekolah. Selain itu, ia juga memperoleh informasi bahwa Lembaga Ombudsman Daerah DIY turut membuka posko pengaduan untuk mendukung pelaksanaan SPMB 2026.
"Di dinas dan beberapa sekolah, saya dapat informasi dari LOD juga akan membuka posko," jelasnya.
Ia menjelaskan SPMB SMA/SMK Negeri DIY 2026 tetap menggunakan empat jalur pendaftaran, yakni jalur domisili, afirmasi, mutasi, dan prestasi. Jalur domisili mendapat kuota sebesar 35 persen dari total daya tampung sekolah yang terdiri atas 5 persen domisili radius dan 30 persen domisili wilayah.
Sementara itu, jalur afirmasi memperoleh kuota sebesar 30 persen dari daya tampung sekolah, jalur mutasi sebesar 5 persen, dan jalur prestasi sebesar 30 persen dari total kuota penerimaan murid baru.
Tahapan pertama dalam proses SPMB SMA/SMK Negeri DIY 2026 adalah pengecekan data kependudukan dan nilai rapor yang berlangsung pada 18-29 Mei 2026 melalui laman SPMB DIY.
Selanjutnya, calon murid yang memiliki kondisi khusus seperti perpindahan tugas orang tua, status afirmasi yang belum sesuai, berada dalam radius sekolah, maupun memiliki sertifikat prestasi diwajibkan mengikuti proses verifikasi dokumen secara daring melalui laman yang sama pada 2-5 Juni 2026.
"Pada 2 hingga 5 Juni 2026 sesuai dengan ketentuan pada masing-masing tahap verifikasi," ujarnya.
Tahap berikutnya adalah pengajuan akun untuk mendapatkan PIN atau token pendaftaran yang dijadwalkan berlangsung pada 11-17 Juni 2026. Dalam proses tersebut, calon murid wajib mengunggah sejumlah dokumen seperti ijazah, kartu keluarga, hasil tes bebas buta warna bagi pendaftar SMK tertentu, hingga dokumen pendukung domisili seperti akta kematian, akta perceraian, atau akta perwalian.
"Calon murid WAJIB memantau secara berkala proses pengajuan akun ini. Jika pengajuan akun ditolak, calon peserta dapat mengajukan ulang dengan memperhatikan alasan penolakan pengajuan sebelumnya," lanjutnya.
Proses pemilihan sekolah dan peminatan atau konsentrasi keahlian untuk jalur domisili radius, afirmasi, mutasi, dan prestasi akan dibuka secara online pada 22 Juni 2026 pukul 08.00 WIB hingga 23 Juni 2026 pukul 16.00 WIB melalui laman resmi SPMB DIY.
Dalam periode tersebut, calon murid masih dapat mengubah pilihan sekolah, jalur pendaftaran, hingga konsentrasi keahlian sampai 23 Juni 2026 pukul 15.59 WIB.
"Calon murid dapat melakukan perubahan pilihan SMAN atau SMKN, perubahan jalur, perubahan pilihan sekolah, dan pilihan konsentrasi keahlian sampai pada tanggal 23 Juni 2026 pukul 15.59 WIB."
Adapun proses pemilihan sekolah untuk jalur domisili wilayah dijadwalkan berlangsung pada 24 Juni 2026 pukul 08.00 WIB hingga 25 Juni 2026. Perubahan pilihan sekolah maupun konsentrasi keahlian masih dapat dilakukan hingga 25 Juni 2026 pukul 15.59 WIB.
Disdikpora DIY menyebut seluruh proses seleksi dapat dipantau secara real time melalui sistem online. Pengumuman hasil SPMB SMA/SMK Negeri DIY 2026 dijadwalkan berlangsung pada 26 Juni 2026, sedangkan proses daftar ulang dilakukan pada 29 Juni hingga 1 Juli 2026 di masing-masing sekolah.
"Daftar ulang di masing-masing sekolah pada tanggal 29 Juni sampai dengan 1 Juli 2026," lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdikpora DIY meminta sekolah menangani kasus kekerasan sejak awal agar persoalan tidak meluas dan menjadi perhatian publik.
Argentina menang 4-0 atas Bolivia. Nico Paz mencetak gol, Cristian Romero memimpin sebagai kapten, dan Messi masih disiapkan untuk laga perpisahan.
Cek harga emas Antam, Galeri24 dan UBS di Pegadaian. Antam 1 gram tercatat Rp2,634 juta, Galeri24 Rp2,527 juta dan UBS Rp2,552 juta.
Irlandia vs Austria di Nations League 2 Oktober 2026. Simak jadwal, klasemen Grup B3, kondisi skuad, dan prediksi pertandingannya.
BMKG mengingatkan Jateng selatan mewaspadai hujan lebat, petir, angin kencang, dan puting beliung saat peralihan musim Oktober-November 2026.
DPR menerima surat pemberhentian Listyo Sigit sebagai Kapolri dan pengangkatan Kapolri baru. Komisi III menyetujui Suyudi Ario Bayu.