Ramadan dan Lebaran, Telkomsel Prediksikan Kenaikan Traffic 15%
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Belum lama ini, akun Instagram Polresta Sleman bersama Humas Polresta Sleman menunggah foto pernikahan salah satu tahanannya.
Dalam foto terlihat sepasang pengantin sedang menjalani ijab qabul disaksikan para saksi, layaknya pernikahan secara Muslim pada umumnya. Namun tidak dijelaskan yang mana tahanannya, apakah mempelai pria atau wanita.
Dalam caption atau keterangan gambar, Polresta Sleman hanya ingin menekankan bahwa meski seseorang berstatus tahanan, seseorang tetap dapat menikah. Meski ditahan bukan berarti hak untuk menikah seseorang hilang. Semua tahanan yang tengah menyandang status tahanan tetap punya hak untuk menikah tanpa pengecualian.
Kapolresta Sleman melalui Kasi Humas AKP Edy Widaryanta menegaskan bahwa Polresta Sleman akan selalu siap memfasilitasi tahanan yang punya keinginan untuk menikah. Pernikahan yang dilakukan tahanan memang tidak dilarang sepanjang tidak menggangu proses penyidikan.
Baca juga: Tega! Rombongan Klitih Bawa Celurit Kejar Warga yang Tengah Berjaga di Rumah Duka
“Sepanjang pernikahan tersebut dilangsungkan di kantor Polisi tidak masalah karena lebih bertujuan untuk keamanan, seperti mencegah tahanan kabur,” lanjutnya," bunyi sebagian caption tersebut.
Untuk pernikahan tahanan, prosesi pernikahan hanya dihadiri keluarga dan kerabat dengan jumlah terbatas.
Foto yang diunggah tersebut bukanlah kali pertama pernikahan tahanan. Sebelumnya Polresta Sleman juga sudah pernah menggelar hajat yang sama beberapa kali.
Postingan Polresta Sleman tersebut menambah informasi untuk warganet. Ada yang berterima kasih karena sudah diberikan fasilitas untuk tetap bisa menikah.
"@polrestasleman terimakasih sudah di fasilitasi utk tahanan yg mau menikah pak salim......," tulis salah satu akun.
Meski demikian, tetap saja muncul pertanyaan tentang bagaimana kelanjutan sepasang pengantin itu setelah menikah. Salah satu warganet menanyakan bagaimana nasib malam pertama mereka karena salah satu di antaranya harus mendekam di penjara. "Malam pertama piye ," tulis salah satu akun dalam kolom komentar.
Malam pertama biasa diidentikkan dengan kegiatan pengantin baru pertama kali setelah resmi menikah. Di malam pertama, mereka memadu kasih setelah resmi menjadi pasangan suami istri.
Dengan bijak, @polrestasleman memberikan jawaban. "Menikah bukan hanya soal malam pertama akan tetapi untuk mencari ridho Allah, saling menguatkan ketika lemah, saling berbagi dalam keadaan susah maupun senang," tulis Polresta Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Instagram
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
Prediksi Bournemouth vs Man City Liga Inggris 2026, laga penentu gelar. The Citizens wajib menang demi menjaga peluang juara.
SPMB Jateng 2026 resmi diluncurkan. Daya tampung SMA/SMK negeri hanya 40 persen, gubernur tegaskan tak ada titip-menitip.
UGM dan KAGAMA berupaya manfaatkan rumah Prof Sardjito untuk kegiatan akademik di tengah isu penjualan aset bersejarah.
Kasus penembakan pemuda di Candisari Semarang terungkap. Polisi beberkan kronologi, motif pelaku, hingga peluang restorative justice.