AI Makin Canggih, Pakar Tegaskan Peran Jurnalis Tetap Tak Tergantikan
Pakar UII Teduh Dirgahayu menegaskan AI membantu kerja jurnalistik, tetapi tidak dapat menggantikan peran wartawan dalam verifikasi dan keputusan editorial.
Foto ilustrasi menu Ramadan di hotel. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Okupansi sektor perhotelan diperkirakan akan meningkat pada H-7 lebaran 2023 mendatang. Beberapa hotel fokus pada layanan khusus program puasa di awal Ramadan ini. Sebagian besar hotel mengalami penurunan okupansi pada awal Ramadan.
Hotel Manager LPP Garden Rahmad Budi Yuwono mengatakan okupansi hotel pada saat awal lebaran memang sebagian besar mengalami penurunan. Saat ini keterisian kamar di angka 50% hingga 70% dari total jumlah kamar.
BACA JUGA : Ramadan, Okupansi Hotel di Bantul Anjlok 30 Persen
“Kalau awal Ramadan memang sebagian besar perhotelan menurun, saat ini di angka 50 persen paling tidak minimal bisa sampai 70 persen,” katanya Minggu (26/3/2023).
Ia mengatakan sejumlah tamu yang berkunjung dalam jangka waktu lama menjadi salah satu penolong sehingga okupansi masih berada di atas 50% tersebut. Tamu jenis ini biasanya menginap selama dua pekan atau hingga sebulan memulai sebelum Ramadan.
“Ini dibantu dengan tamu long stay yang memang sebulan dua pekan di sini, jadi kami sudah menabung tamu-tamu itu. Tetapi kami juga untuk paket seperti ada double deal, tiga hari stay dua malam itu hanya Rp500.000 atau buy to get one free,” ujarnya.
Okupansi ini diperkirakan akan meningkat pada H-7 Lebaran mendatang. “Biasanya sekitar H-7 Lebaran mulai naik, nantinya akan naik normal seperti biasa,” ujarnya.
BACA JUGA : Luar Biasa, Okupansi Hotel di Sleman Tembus 60% Jelang
Sejalan dengan hotel saat ini lebih fokus pada beberapa program awal Ramadan seperti memberikan layanan buka puasa bersama. Mengingat minat masyarakat untuk berbuka puasa bersama di hotel tergolong tinggi. Pemesanan layanan ini pun terus meningkat setiap harinya.
“Kebetulan kami ada di Bu Mamat paket buka puasa hemat, mengambil harga Rp70.000 bisa all you can eat, ini mencakup semua kalangan bisa makan di hotel, sangat terjangkau,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pakar UII Teduh Dirgahayu menegaskan AI membantu kerja jurnalistik, tetapi tidak dapat menggantikan peran wartawan dalam verifikasi dan keputusan editorial.
Veda Ega Pratama menghadapi persaingan ketat di Moto3 Jerman 2026. Maximo Quiles, Alvaro Carpe, Brian Uriarte hingga Hakim Danish siap bersaing di Sachsenring.
FIFA resmi menolak banding Prancis terkait kartu kuning Michael Olise. Pemain sayap Les Bleus kini terancam absen di semifinal jika kembali menerima kartu.
Akupuntur berpotensi membantu mengurangi gejala gangguan cemas, memperbaiki tidur, dan meningkatkan relaksasi, namun tetap perlu dikombinasikan dengan terapi me
Akses air bersih Gunungkidul baru mencapai 90,93%. Pemkab memperkuat jaringan SPAM, sementara BPBD menyiapkan 1.150 tangki bantuan air.
Dokter menjelaskan bersin, batuk, dan gatal tak selalu dipicu cuaca. Kenali gejala alergi, pemicunya, serta pentingnya pemeriksaan medis.