Krisis Air Bersih, Warga Padukuhan di Bantul Ini Kesulitan Mandi dan Minum
Warga Padukuhan Petung Bangunjiwo Kabupaten Bantul mengalami krisis air bersih sepanjang bulan Agustus.
Kondisi terminal giwangan yang masih terlihat sepi pada jumat (31/3/2023)./Harian Jogja-Hadid Husaini
Harianjogja.com, JOGJA—Pengawasan kondisi kendaraan atau ramp check di terminal Tipe-A Giwangan ditemukan bahwa masih banyak bus yang masuk namun tidak layak jalan atau kurang sesuai standar.
Hal tersebut diungkapkan oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil Kementerian Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Terminal Tipe A Giwangan, Sukirno. Menurutnya hal tersebut dapat berisiko tinggi dan bisa terkena pasal Undang-undang Nomor.19 tahun 2022 tentang lalu lintas.
Pada saat ramp check, para petugas akan melihat mulai dari segi fisik bus untuk mengetahui layak atau tidaknya beroperasi. “Setiap hari kami lakukan ramp check, dari kementerian saya dibagi setiap 5 jam ganti personil,” ujar Sukirno pada Jumat (31/3/2023).
Antisipasi ban ada yang tidak sesuai, surat-suaranya, hiper kaca depan, pemecah kaca, sabuk pengaman p3k, surat-surat harus lengkap.
Dirinya mengingatkan bagi para sopir bus yang mengemudi untuk memperhatikan kondisi armadanya, jika masih belum sesuai maka akan diminta untuk memperbaiki bus dalam jangka waktu tiga hari serta untuk selalu memperhatikan kartu KIR yang harus diperbarui setiap enam bulan. “Kalo Kir nya mati data nggak masuk,” pungkas Sukirno.
Baca juga: Sudah Dibuka, Ada 12 Pelatihan Kerja Gratis bagi Warga Jogja
“Kadang ada kaca pecah dilempar orang, lampu, sen mati, surat surat masih belum diperbarui,” ujar Sukirno. Pengujian dapat dilihat melalui kartu KIR. Data bus yang masuk terminal giwangan yang sudah terekam akan dikirim langsung ke Kementerian Pusat untuk dikelola.
Saat ini bus yang berdatangan masih sepi, belum terlihat aktifitas kepadatan. Rampchek dilakukan setiap hari dan kondisi diperkirakan tidak akan berubah seleama belum masuk H-7 lebaran.
Pada Lebaran ini Sukirno menyebut melalui Kementerian Perhubungan akan diadakan mudik gratis ke setiap wilayah yang salah satunya DIY. “Nanti mudik gratis dari Kemenhub mendekati H-7, nanti sepeda motor dulu yang datang dinaikkan truk seperti sumber baru, nanti kami terima baru nanti pemudiknya datang,” ujarnya.
Dirinya juga membocorkan bahwa pada saat arus balik nanti sebelum pelepasan akan diselenggarakan hiburan gratis bagi warga yang ingin Kembali merantau yang diadakan Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah X Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi DIY. *
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Padukuhan Petung Bangunjiwo Kabupaten Bantul mengalami krisis air bersih sepanjang bulan Agustus.
FIFA memperkenalkan lagu Dai Dai dari Shakira dan Burna Boy untuk Piala Dunia 2026. Berikut sejarah anthem resmi Piala Dunia.
Bojan Hodak dikabarkan meninggalkan Persib Bandung setelah membawa Maung Bandung meraih tiga gelar Liga Indonesia beruntun.
Kesbangpol Bantul berkoordinasi terkait polemik penolakan Gereja GMS di Sewon yang dipersoalkan soal perizinan rumah ibadah.
Sebanyak 57 biksu peserta Indonesia Walk for Peace 2026 tiba di Jogja dan disambut Sri Sultan sebelum melanjutkan perjalanan ke Borobudur.
Membandingkan MacBook Neo Rp10 jutaan dengan laptop Windows. Simak kelebihan, kekurangan, dan mana yang paling pas untuk kebutuhan kuliah serta kerja Anda.