Otonomi Daerah DIY Didorong Berbasis Keadilan dan Kearifan Lokal
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Ilustrasi mayat/Ist-Okezone
Harianjogja.com, SLEMAN—Mayat seorang kakek ditemukan mengapung di aliran sungai Kontheng, Pasekan Lor, Kalurahan Balecatur, Kapanewon Gamping, Sabtu (1/4/2023) siang. Dari pemeriksaan fisik, diduga korban terjatuh saat aliran sungai membesar.
Kapolsek Gamping, Kompol Suharman, menjelaskan mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang sedang memancing di Sungai Kontheng, sekitar pukul 12.30 WIB. “Saksi mencium bau busuk di sekitar lokasi,” ujarnya, saat dikonfirmasi, Sabtu (2/4/2023).
Beberapa saat kemudian saksi tersebut melihat mayat di aliran sungai Kontheng, tepatnya di bawah tumbuhan air dan potongan bambu dengan posisi telentang terlihat dipermukaan air. “Hanya badan dan tangan kanan dengan kepala di arah hulu dengan kondisi sudah membusuk,” katanya.
Saksi itu pun melapor kepada Ketua RT setempat yang diteruskan kepada petugas Polsek Gamping tentang adanya penemuan mayat tersebut. Setelah penyelidikan terhadap para saksi dan ciri-ciri mayat serta didukung dari keterangan forensic rumah sakit Bhayangkara Polda DIY, pukul 22.00 WIB baru diketahui identitas korban.
Korban adalah seorang kakek berinisial S, 68, warga Kalurahan Balecatur, Kapanewon Gamping. “Penyebab kematian korban dan ditemukannya di sungai tersebut diduga karena korban terjatuh sendiri dan hanyut terbawa arus sungai yang banjir akibat hujan,” ungkapnya.
BACA JUGA: Buaya di Kali Oya Gunungkidul hingga Kini Masih Dicari
Dari hasil pemeriksaan luar pihak forensik, tidak ditemukan adanya kekerasan maupun penganiayaan dan dipastikan penyebab meninggalnya karena faktor usia dan saat jatuh di sungai yang arusnya besar tidak ada orang yang melihat dan menolong.
Dari keterangan saksi-saksi dan keluarga, selama ini korban tidak pernah pulang ke rumah dan hidup tidak menentu. “Atas persetujuan keluarga korban, tidak dilakukan otopsi dan hanya pemeriksaan luar,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Imigrasi Sulsel menemukan WNA asal Filipina dan Malaysia memakai KTP Indonesia untuk mengurus paspor RI di sejumlah daerah.
Prabowo Subianto menegaskan pemerintah siap memakai radar dan satelit untuk melacak aset ilegal serta memburu koruptor hingga bungker bawah tanah.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Kamis 21 Mei 2026 melayani rute Jogja dan Sleman dengan tarif Rp80.000 serta konektivitas antarmoda.
Inter Miami dikabarkan selangkah lagi merekrut Casemiro dengan status bebas transfer untuk bermain bersama Lionel Messi di MLS.
Jadwal angkutan KSPN Malioboro menuju Obelix Sea View dan Pantai Drini Kamis 21 Mei 2026 lengkap dengan tarif terbaru.