Kelurahan Gilingan Solo Kembangkan Pengolahan Sampah Organik Berbasis Warga
Gilingan, Solo, mengembangkan pengelolaan sampah organik berbasis masyarakat dengan komposter dan mesin pencacah plastik.
Ilustrasi pemerkosaan./Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—CA, 50, seorang tukang rongsok atau pengumpul barang bekas ditangkap jajaran Polres Bantul lantaran memperkosa seorang difabel autisme di Banguntapan, Bantul. Peristiwa itu diketahui oleh ibu korban saat pulang arisan pada Rabu (5/3/2023).
Kasi Humas Polres Bantul Iptu I Nengah Jeffry mengatakan rudapaksa tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Saat itu korban ditinggal sendirian di rumah indekos lantaran ibunya pergi arisan. Korban berinisial RW, 20, seorang difabel autisme dari Riau.
Pemerkosaan itu diketahui ibu korban. Saat pulang arisan, ibu korban melihat sepasang sandal di depan rumahnya. Saat masuk ke dalam, ibu korban melihat CA tengah membetulkan celana dengan terburu-buru.
BACA JUGA: Pimpinan Panti Asuhan di Kulonprogo Dihukum 17 Tahun Penjara karena Memperkosa Anak Asuh
"Saat masuk ke kamar, ibu korban juga melihat anaknya dengan posisi tertidur di atas kasur dalam tertutup selimut. Ibu korban lantas teriak dan pelaku langsung ditangkap oleh warga setempat,," ungkap Jeffry.
CA adalah tukang rongsok yang berasal dari Cirebon. Dia tidak sampai dihajar massa lantaran aparat Polsek Banguntapan langsung datang ke lokasi.
"Saat ini terduga pelaku sudah diamankan di Polsek Banguntapan dan masih dalam pemeriksaan," ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gilingan, Solo, mengembangkan pengelolaan sampah organik berbasis masyarakat dengan komposter dan mesin pencacah plastik.
Jorge Martin kembali memimpin klasemen MotoGP 2026 setelah finis ketiga di Mandalika. Ia unggul dua poin atas Marc Marquez dan menyoroti tekanan ban.
Mural pelajar Jogja dalam HUT ke-270 Kota Jogja mengangkat budaya, kebersihan sungai, dan persoalan sampah melalui karya penuh pesan.
Speedtest Global Index Agustus 2026 menempatkan Indonesia di peringkat ke-70 untuk internet mobile dan ke-113 untuk fixed broadband
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan peran pengawas sekolah dalam meningkatkan mutu pembelajaran, mendampingi guru, dan menciptakan sekolah aman.
BGN menargetkan 5.000 SPPG melayani MBG secara prasmanan pada akhir 2026. Sistem ini diuji coba untuk melihat efektivitas dan manfaatnya.