WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Warga Glagaharjo secara swadaya memperbaiki jalur evakuasi yang rusak, beberapa waktu lalu. Ist
Harianjogja.com, SLEMAN–Warga Kalurahan Glagaharjo, Kapanewon Cangkringan secara swadaya memperbaiki jalan yang rusak di jalur evakuasi Merapi. Hal ini dilakukan lantaran Pemkab Sleman tak kunjung bergerak walau sudah sering dilaporkan warga.
Menanggapi hal itu, Pemkab Sleman buka suara. Saat dikonfirmasi, Sekda Sleman, Harda Kiswaya, mengatakan kendala untuk perbaikan jalur evakuasi tersebut karena berada di KRB III. Mengacu pada beberapa regulasi, pelayanan di KRB III lebih terbatas.
BACA JUGA: Jalan Jalur Evakuasi Gunung Merapi di Sleman Dilebarkan
Namun melihat inisiatif warga tersebut, ia kemudian mendiskusikan masalah ini dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). "Jawabannya kalau berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat boleh dilakukan. Sarpras itu kebutuhan dasar," katanya.
Menindaklanjuti hal tersebut, pihaknya akan mengevaluasi sejumlah Peraturan Bupati turunan dari regulasi di atasnya, yang mengatur tentang layanan masyarakat di KRB III. "Mungkin kami memahaminya tidak pas dengan filosofi yang membuat aturan itu," ungkapnya.
Ia menegaskan untuk perbaikan jalan yang merupakan jalur evakuasi tersebut negara harus hadir. Dengan evaluasi regulasi di tingkat kabupaten tersebut diharapkan tidak terjadi lagi hal serupa.
Terkait warga yang sudah patungan dan memperbaiki sendiri jalur evakuasi, ia mengapresiasi dan berterima kasih. "Sebagai amal sedekahnya beliau. Kita hormati. Itu menunjukkan kalau pemerintah ga bisa, aku bisa sendiri," kata dia.
Kemudian Pemkab Sleman pun akan melanjutkan perbaikan jalur evakuasi di wilayah tersebut jika masih ada yang rusak. "Kami akan evaluasi berkaitan kegiatan layanan di KRB III. Kami akan siapkan anggaran dan sebagainya," ujarnya.
BACA JUGA: Terlalu Sempit, Jalur Evakuasi Turgo Dilebarkan Jadi 6 Meter
Diberitakan sebelumnya, Ketua Komunitas Siaga Merapi (KSM) Glagaharjo, Cangkringan, Rambat Wahyudi, menjelaskan perbaikan jalan tersebut dilakukan pada Jumat dan Sabtu (7-8/4/2023), sepanjang 4 km dari Dusun Singlar hingga bukit Klangon.
Untuk perbaikan jalan tersebut, warga patungan dan menghabiskan biaya sampai Rp100 juga. Warga berinisiatif untuk memperbaiki jalan tersebut karena selama ini tidak ada tindakan dari Pemkab Sleman. "Sudah dari 2010 tidak tersentuh perbaikan," ujarnya, Senin (10/4/2023).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Jadwal Bus KSPN Jogja 2026 lengkap. Rute Malioboro ke pantai selatan seperti Parangtritis dan Drini, tarif mulai Rp12.000.
Jadwal SIM keliling Kulonprogo Juli 2026 lengkap lokasi, jam layanan, syarat, dan biaya perpanjangan SIM terbaru.
Jadwal DAMRI YIA Jogja 2026 lengkap dengan rute dan tarif. Cek titik keberangkatan dan jam bus ke Bandara YIA.
Jadwal SIM keliling Gunungkidul Juli 2026 lengkap lokasi, jam layanan, syarat, dan biaya perpanjangan SIM terbaru.
Daftar rute Trans Jogja 2026 lengkap beserta tarif terbaru. Cek jalur bus yang menghubungkan berbagai wilayah di Jogja.