Gelombang Panas Jerman Capai 41,3 Derajat, Rekor Baru Mengancam
Gelombang panas Jerman memicu suhu hingga 41,3 derajat Celsius. Otoritas memperingatkan risiko kesehatan dan gangguan transportasi.
Wisatawan berada di kawasan wisata lereng Gunung Merapi, Bungker Kaliadem, Sleman - Andreas Fitri Atmoko
Harianjogja.com, SLEMAN—Kawasan lereng Gunung Merapi di Kabupaten Sleman menjadi magnet utama wisatawan selama libur Lebaran 2026. Data terbaru menunjukkan lonjakan kunjungan terkonsentrasi di sejumlah destinasi unggulan, dengan Kaliadem berada di posisi teratas.
Dinas Pariwisata Sleman mencatat pergerakan wisatawan hingga 24 Maret 2026 mencapai 188.198 kunjungan. Dari jumlah tersebut, kawasan Kaliadem di lereng Merapi, termasuk Lava Tour dan Bunker Kaliadem, menyumbang sekitar 32,89 persen kunjungan.
Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata Sleman, Kus Endarto, menyebut destinasi di lereng Merapi masih menjadi favorit wisatawan dibandingkan lokasi lain di Sleman.
Selain Kaliadem, destinasi candi seperti Candi Prambanan dan Keraton Ratu Boko yang dikelola PT Taman Wisata Candi atau InJourney Destination Management mencatat kontribusi 31,80 persen kunjungan.
Sementara itu, kawasan wisata alam Kaliurang berada di urutan berikutnya dengan porsi kunjungan sekitar 23,37 persen.
Pergerakan wisatawan didominasi wisatawan nusantara dengan porsi 98,76 persen. Mayoritas berasal dari Jawa Tengah sebesar 35,5 persen, disusul Jawa Timur 32,5 persen, serta Jawa Barat termasuk DKI Jakarta dan Banten sebesar 27 persen.
Puncak kunjungan tercatat terjadi pada Senin (23/3/2026) dengan jumlah 59.682 wisatawan.
Dinas Pariwisata Sleman menilai tren kunjungan masih berpotensi bertambah, mengingat belum seluruh destinasi melaporkan data kunjungan.
Secara keseluruhan, target kunjungan selama libur Lebaran dipatok di kisaran 300.000 hingga 500.000 wisatawan.
Dari sisi akomodasi, tingkat hunian hotel di Sleman selama periode 14 hingga 24 Maret 2026 berada pada kisaran 40 hingga 65 persen.
Angka tersebut dinilai sesuai dengan perkiraan sebelumnya dan mencerminkan pergerakan wisatawan yang cukup stabil selama masa libur Lebaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gelombang panas Jerman memicu suhu hingga 41,3 derajat Celsius. Otoritas memperingatkan risiko kesehatan dan gangguan transportasi.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Pertamina mempercepat distribusi BBM subsidi di Madura untuk mengurai antrean Pertalite dan Solar di sejumlah SPBU di empat kabupaten.
Australia memperketat larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun dengan menaikkan denda hingga Rp1,1 triliun dan memperluas pengawasan.