Nomor WhatsApp Hangus? Jangan Panik, Akun Masih Bisa Diselamatkan
Nomor WhatsApp hangus dan tidak bisa menerima kode verifikasi? Simak cara menyelamatkan akun WhatsApp serta seluruh riwayat chat tanpa kehilangan
Wisatawan berada di kawasan wisata lereng Gunung Merapi, Bungker Kaliadem, Sleman - Andreas Fitri Atmoko
Harianjogja.com, SLEMAN—Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan aktivitas Gunung Merapi masih berada pada Level III (Siaga). Berdasarkan periode pengamatan Kamis (2/4/2026) pukul 00.00 hingga 06.00 WIB, suplai magma masih berlangsung dan berpotensi memicu awan panas guguran di dalam daerah bahaya.
Secara visual, gunung tampak jelas meski diselimuti kabut. Seusai pengamatan enam jam terakhir, teramati asap kawah berwarna putih kelabu dengan intensitas tebal mencapai ketinggian 400 meter di atas puncak kawah. Kondisi cuaca di sekitar puncak dilaporkan mendung dengan suhu udara berkisar 17,9–20,5 derajat Celcius.
Luncuran Lava dan Catatan Kegempaan
Dalam periode tersebut, petugas mencatat 11 kali guguran lava yang meluncur ke arah barat daya, tepatnya menuju Kali Sat/Putih, Kali Bebeng, dan Kali Krasak. Jarak luncur maksimum terpantau mencapai 1.700 meter (1,7 km).
Dari sisi kegempaan, Merapi tercatat mengalami 38 kali gempa guguran dengan durasi hingga 194 detik. Selain itu, terekam pula 19 kali gempa hybrid/fase banyak serta 1 kali gempa tektonik jauh. Seusai rentetan kegempaan ini, BPPTKG menegaskan potensi ancaman bahaya berupa guguran lava dan awan panas masih sangat nyata.
Rekomendasi Zona Bahaya dan Mitigasi
BPPTKG mengeluarkan sejumlah rekomendasi teknis bagi masyarakat di Sleman, Magelang, Boyolali, dan Klaten:
Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas apa pun di dalam daerah potensi bahaya tersebut. Selain itu, kewaspadaan terhadap bahaya lahar hujan dan awan panas guguran (APG) perlu ditingkatkan, terutama saat terjadi hujan di seputar puncak Merapi.
Seusai adanya laporan aktivitas ini, tingkat aktivitas Merapi akan terus ditinjau kembali secara berkala. Bagi warga yang tinggal di sepanjang bantaran sungai yang berhulu di Merapi, harap mengantisipasi gangguan abu vulkanik dan selalu memantau arahan dari otoritas setempat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nomor WhatsApp hangus dan tidak bisa menerima kode verifikasi? Simak cara menyelamatkan akun WhatsApp serta seluruh riwayat chat tanpa kehilangan
Investigasi mengungkap dugaan hacker Rusia berada di balik peretasan Jaguar Land Rover yang menyebabkan kerugian ekonomi hingga miliaran dolar.
Prabowo Subianto mengungkap pertanyaannya kepada profesor tentang gandum, sawit, dan industri mobil Indonesia dalam Sarasehan Kebangsaan.
Eks pekerja RSU Griya Mahardhika Jogja menuntut pembayaran gaji empat bulan dalam aksi damai di Bantul. Mediasi ketiga dijadwalkan 1 Juli 2026.
Pajak nol persen impor suku cadang pesawat memasuki tahap harmonisasi. Kemenhub berharap kebijakan segera berlaku untuk menekan biaya maskapai.
Pasutri asal Candimulyo meraih dua penghargaan pada Bupati Award 2026 Kabupaten Magelang berkat inovasi gula semut dan pertanian modern.