2.790 Relawan Sleman Kini Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan
Sebanyak 2.790 relawan bencana Sleman kini terlindungi BPJS Ketenagakerjaan. Pemkab beri jaminan keselamatan dan perlindungan kerja.
Aktivitas Gunung Merapi kembali meningkat pada Sabtu (4/4/2026) dini hari. Ist/bpptkg
Harianjogja.com, SLEMAN — Aktivitas Gunung Merapi kembali meningkat pada Sabtu (4/4/2026) dini hari. Dalam rentang waktu enam jam, tercatat dua kali awan panas guguran yang meluncur ke arah barat daya dengan jarak hingga 2 kilometer.
Berdasarkan laporan resmi Badan Geologi melalui sistem MAGMA, awan panas pertama terjadi pukul 00.06 WIB dengan jarak luncur sekitar 2.000 meter ke hulu Kali Sat/Putih. Peristiwa ini memiliki amplitudo maksimum 80 mm dan berlangsung selama sekitar 146 detik.
Guguran Kembali Terjadi Jelang Pagi
Awan panas kedua menyusul pada pukul 04.23 WIB dengan jarak luncur lebih pendek, yakni sekitar 1.200 meter ke arah hulu Kali Krasak. Durasi kejadian ini tercatat sekitar 126 detik dengan amplitudo 27,04 mm.
Selain dua awan panas tersebut, aktivitas Merapi juga didominasi guguran lava. Dalam periode pengamatan pukul 00.00–06.00 WIB, tercatat puluhan guguran dengan jarak luncur maksimal hingga 1.600 meter, mayoritas mengarah ke sektor barat daya.
Secara visual, puncak gunung teramati jelas dengan asap kawah berwarna putih berintensitas sedang hingga tebal setinggi 40–150 meter. Sementara itu, aktivitas kegempaan juga menunjukkan dinamika yang cukup tinggi, termasuk gempa guguran dan gempa hybrid yang menandakan suplai magma masih berlangsung.
Status Siaga, Warga Diminta Waspada
Hingga kini, status Gunung Merapi masih berada pada Level III atau Siaga. Potensi bahaya utama berupa guguran lava dan awan panas masih mengancam wilayah selatan hingga barat daya, terutama di alur sungai seperti Boyong, Bedog, Krasak, dan Bebeng dengan jarak potensi hingga 7 kilometer.
Sementara di sektor tenggara, potensi bahaya meliputi Sungai Woro dan Gendol dengan jangkauan hingga 5 kilometer. Selain itu, lontaran material vulkanik jika terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 kilometer dari puncak.
Masyarakat diimbau untuk tidak beraktivitas di kawasan rawan bencana serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi lahar hujan, terutama saat terjadi hujan di sekitar lereng Merapi.
Warga juga diminta mengantisipasi dampak abu vulkanik yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 2.790 relawan bencana Sleman kini terlindungi BPJS Ketenagakerjaan. Pemkab beri jaminan keselamatan dan perlindungan kerja.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000.