Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Waketum PPP, Asrul Sani, saat ditemui media usai Rapimnas PPP di Sleman, Rabu (26/4/2023)/Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN—Ganjar Pranowo yang secara resmi telah diusung PDI Perjuangan ternyata juga banyak disuarakan oleh PPP di tingkat wilayah sebagai bakal calon presiden. Beberapa nama lain seperti Anies Baswedan hingga Erick Thohir juga kerap disebut.
Wakil Ketua Umum PPP, Asrul Sani, menjelaskan hal tersebut dibahas dalam Rapimnas PPP di Sleman, Selasa (25/4/2023). "Berbasis Pada proses bottom up, artinya kami mendengarkan aspirasi dari struktur dari konstituen akar rumput partai terkait siapa yang seyogyanya diusung PPP dlm pilpres 2024 mendatang," ujarnya saat ditemui media, Rabu (36/4/2023).
Ia menuturkan dalam proses sebelumnya seperti Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) atau Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil), nama yang paling banyak disuarakan untuk diusung sebagai bakal calon presiden adalah Ganjar Pranowo.
"Selain nama Pak Ganjar, ada nama Anies Baswedan yang juga disuarakan oleh beberapa DPW. Tapi juga akar rumput konstituen ada Prabowo, ada Pak Sandi, Erick Thohir, itu memang disuarakan. Tapi kan memang partai di PPP harus melakukan forum permusyawaratan, maka selama dua hari ini [Rapimnas]," ungkapnya.
Baca juga: PPP Umumkan Capres Siang Ini di Jogja, Ganjar, Sandiaga atau Anies?
Rapimnas dihadiri oleh para pengurus PPP, termasuk majelis yang ada seperti Majelis Pertimbangan Partai, Majelis Syariah, pakar dan kehormatan. Kemudian dihadiri juga oleh pimpinan wilayah di seluruh Indonesia.
Ia berharap pola pakem era pasca reformasi terus diterapkan dalam pemerintahan Indonesia, yakni jika presiden dari kalangan nasionalis, maka wapres dari kalangan santri atau sebaliknya.
"Kita kan sudah mengikuti dari mulai jaman Gusdur-Megawati, Megawati-Hamzah Haz, SBY-JK. Agak keluar dari pakem itu kan SBY-Budiono. Kemudian kembali lagi Jokowi-JK, dan Jokowi-Ma'ruf amin," kata dia.
Dengan waktu yang masih tersisa selama 10 bulan, ia yakin cukup untuk memberi waktu bakal calon presiden yang diusung untuk membangun elektabilitas. "Tentu masih ada waktu untuk capres itu mem-build up popularitas, akseptabilitas, tentu elektabilitas nya," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Menko Muhaimin Iskandar menegaskan pengentasan kemiskinan perlu ekosistem yang menghubungkan perlindungan sosial dan pemberdayaan.
Monaco mengalahkan PSG 2-1 pada pekan ketiga Liga Prancis. Lyon menang atas Auxerre dan kini menempati posisi kedua klasemen.
Pertamina NRE melirik potensi EBT Sumbar sebesar 10.054 MW untuk mendukung pengembangan energi hijau dan transisi energi.
DPRD Kota Jogja menyoroti penerapan K3 proyek jalan setelah kecelakaan di Bugisan. Kontraktor diminta memperketat keselamatan warga.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini, Sabtu 5 September 2026, tersedia malam hari melalui layanan SIMENOR..