UMKM Kota Jogja Harus Naik Kelas Lewat Ruang Promosi
DPRD Kota Jogja mendorong pengembangan UMKM secara merata hingga tingkat kampung melalui promosi, pemasaran, dan dukungan berkelanjutan.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X/Stefani Yulindriani
Harianjogja.com, JOGJA—Berdasarkan laporan Dinas Pariwisata (Dispar) DIY, jumlah wisatawan selama libur Lebaran 2023 lebih rendah dibanding tahun lalu. Menanggapi itu, Gubernur DIY Sri Sultan HB X menilai bisa saja estimasi jumlah wisatawan yang berkunjug ke DIY kurang tepat.
“Mungkin dari estimasinya saja yang memang keliru, sehingga kita terlalu berasumsi seperti itu,” katanya di Kompleks Kepatihan, Jumat (5/5/2023).
Menurut Sultan, tujuan utama masyarakat datang ke DIY saat Idulfitri adalah untuk merayakan momen Lebaran bersama keluarga, sehingga untuk perayaan Lebaran hari pertama dan kedua biasanya menginap di rumah keluarga, bukan di hotel.
‘“[Momen lebaran] ya kalau keluarga begitu banyak orang [menginap] di hotel, omahe wong tuane [rumahnya orang tua] atau saudaranya. Beda dengan weekend dan libur panjang itu mameng mau wisata,” ucapnya.
Baca juga: PNS Disdikpora Bantul Ditahan Terkait Korupsi Dana Perawatan Stadion Sultan Agung
Kemudian, menurutnya beberapa hari setelah hari H lebaran, barulah masyarakat berwisata. “Kalau lebaran hari ke empat atau lima baru wisata. Kalau hari pertama kedua silaturahmi,” katanya.
Selain itu, menurut Sultan, masyarakat memiliki pilihan untuk berkunjung ke destinasi wisata lainnya, bukan hanya di DIY. Menurutnya penurunan wisatawan di DIY selama momen Lebaran juga bukan disebabkan karena wisatawan banyak yang beralih ke Solo.
“Yo nggak to [wisatawan lebih memilih Solo]. Ya mosok kabeh [semua] pariwisata ming [hanya] berkunjung ke Jogja saja, di lain tempat kan juga ada objek [wisata],” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Kota Jogja mendorong pengembangan UMKM secara merata hingga tingkat kampung melalui promosi, pemasaran, dan dukungan berkelanjutan.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 8 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap dari Stasiun Palur hingga Jogja/Tugu.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 8 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap dan tarif KRL Rp8.000.
Awal musim hujan di Bantul diprediksi mundur lebih dari 30 hari. DPRD Bantul menyiapkan posko dan antisipasi kekeringan.
Suzuki e SKY resmi diperkenalkan di Jepang dan dijual mulai 16 November 2026. Mobil listrik mungil ini punya jarak tempuh 310 km dan desainnya tercatat di DJKI.
DPRD DIY meminta BUMD tak hanya mengejar pertumbuhan aset, tetapi juga memperbesar keuntungan dan kontribusi terhadap pendapatan daerah.