PMI Gunungkidul Siapkan Donor Darah Mobile Jaga Ketersediaan Stok
PMI Gunungkidul memastikan stok darah aman dan menyiapkan donor darah mobile hingga akhir Agustus untuk menjaga ketersediaan darah.
Kondisi kerusakan di gedung Paud di Dusun Grogol III usai diterjang angin kencang yang terjadi pada Kamis (11/5/2023) siang.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sebanyak 18 rumah dan satu gedung Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) di Kalurahan Bejiharjo, Karangmojo rusak akibatn diterjang angin kencang pada Kamis (11/5/2023). Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Data sementara dari BPBD Gunungkidul, dampak angin kencang paling parah terjadi di Dusun Grogol III karena ada 15 rumah, satu gedung Paud dan satu warung soto dilaporkan rusak. Adapun di Dusun Grogol IV ada dua rumah yang rusak dan Dusun Grogol I terdapat satu rumah rusak akibat diterjang angin kencang.
Kepala SPS atau setara Paud Sarge Manunggal di Dusun Grogol III, Tituk Srilasmini mengatakan, sebelum terjadi musibah angin kecang, terjadi hujan deras yang mengguyur. Selang beberapa saat atau tepatnya sekita pukul 13.30 WIB terdengar suara bergemuruh yang menyebabkan atap bangun SPS rusak karena diterjang angin.
“Asbes yang jadi atap berterbangan karena embusan angin kencang,” kata Tituk kepada wartawan, Kamis sore.
Meski demikian, ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa karena 12 anak yang menjadi peserta didik sudah pulang ke rumah masing-masing. “Memang ada musibah, tapi kegiatan tidak terganggu. Besok [Jumat] untuk layanan pendidikan akan memanfaatkan aula di balai dusun,” katanya.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, BPBD Gunungkidul, Sumadi mengatakan, masih melakukan asesmen terkait dengan musibah angin kencang yang terjadi di Kalurahan Bejiharjo. Sejumlah relawan dan anggota BPBD sudah diterjunkan untuk melakukan evakuasi serta pendataan berkaitan dengan kerusakan yang terjadi.
“Ini masih didata,” katanya.
Berdasarkan hasil pendataan sementara, meski ada kerusakan akibat angin kencang tapi tidak sampai menimbulkan korban jiwa. “Kami berharap kepada masyarakat tetap mewaspadai potensi bencana, meski saat sekarang sudah mulai memasuki musim kemarau,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PMI Gunungkidul memastikan stok darah aman dan menyiapkan donor darah mobile hingga akhir Agustus untuk menjaga ketersediaan darah.
BRI Peduli menggelar kegiatan edukatif Hari Anak Nasional 2026 di enam sekolah penerima Program Ini Sekolahku.
Utang pemerintah melalui SBN mencapai Rp501,2 triliun hingga Juni 2026 atau 62,7% dari target APBN 2026.
Tiga remaja di Sragen menjadi korban curanmor bermodus mengaku petugas Banpol. Pelaku membawa kabur sepeda motor dan ponsel korban.
Kebakaran melanda Pasar Modern BSB Semarang. Diduga dipicu kebocoran tabung gas di warung soto, sebanyak 179 kios terdampak.
Cuaca ekstrem dan angin kencang membuat hasil tangkapan nelayan di pesisir selatan Gunungkidul turun hingga separuh dalam beberapa hari terakhir.