LBC Hotels Group Satukan Pelaku Pariwisata dan Corporate
LBC Hotels Group, yang menaungi 9 unit hotel dan 2 resort ternama di Yogyakarta, kembali menggelar Table Top & Business Gathering #2
Dinas Komunikasi dan Informatika DIY adakan diskusi kegiatan diseminasi konten positif dengan tema cegah stunting dengan mewujudkan kemandirian keluarga di Balai Kalurahan Banjararum, Kalibawang, Kulonprogo pada Jumat (12/5/2023)./Harian Jogja-Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, KULONPROGO—Masyarakat perlu mengetahui penyebab dan cara pencegahan stunting. Salah satunya dengan memanfaatkan gadget.
Dinas Komunikasi dan Informatika DIY menyelenggarakan kegiatan diseminasi konten positif dengan tema Cegah Stunting dengan Mewujudkan Kemandirian Keluarga di Balai Kalurahan Banjararum, Kalibawang, Kabupaten Kulonprogo pada Jumat (12/5/2023).
Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika DIY, Riris Puspita Wijaya Kridaningrat mengatakan diseminasi konten positif tersebut penting untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar tahu penyebab dan pencegahan stunting.
“Stunting adalah permasalahan gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam rentang waktu cukup lama. Umumnya hal ini karena asupan makan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Permasalahan stunting terjadi mulai dari dalam kandungan dan baru akan terlihat ketika anak sudah menginjak usia dua tahun,” kata Riris dalam keterangan tertulis.
Bukan hanya pertumbuhan yang terhambat, stunting kerap dikaitkan dengan penyebab perkembangan otak yang tidak maksimal. Dengan begitu, kondisi tersebut mempengaruhi kemampuan mental. Dalam proses belajar di sekolah pun menjadi tidak maksimal.
Karena itu lah, pencegahan stunting diperlukan dari berbagai pihak dan aspek salah satunya diseminasi konten positif untuk bersama memberi edukasi pencegahan stunting.
Baca juga: Wajib Tahu! Ini Fakta dan Mitos Seputar Gangguan Mental
Salah satu narasumber, anggota Komisi A DPRD DIY, Hifni Muhammad Nasikh mengatakan stunting dapat diintervensi sejak dalam kandungan.
“Stunting itu banyak penyebab. Kalau kita melihat anak yang pendek itu belum tentu stunting, tapi anak yang stunting sudah pasti pendek. Itu dapat kita prediksi sejak anak berada dalam kandungan,” kata Hifni ditemui di Balai Kalurahan Banjararum pada Jumat (12/5/2023).
Hifni menegaskan bahwa penggunaan ponsel atau gadget sangat penting untuk mengakses pengetahuan dalam upaya mempersiapkan kesehatan calon anak yang sedang berada di kandungan. Dengan memperhatikan kesehatan ibu, maka kesehatan kandungan dapat terjaga.
Narasumber lain, Dokter Spesialis Anak RSUD Wates, Bagus Winandi Arundito mengatakan bahwa selama 1000 hari pertama kehidupan, otak anak sedang berada dalam kondisi sangat aktif untuk berkembang hingga selesai 80%. Karena itu, apabila gizi anak terganggu dalam rentang waktu tersebut, maka otak anak juga akan terpengaruh. Fungsi kognitif anak pun menjadi tidak optimal.
Empat Gejala Stunting
Empat gejala seorang anak mengalami stunting antara lain anak berbadan lebih pendek untuk anak seusianya, proporsi tubuh cenderung normal tetapi anak tampak lebih kecil untuk usianya, berat badan rendah untuk anak seusianya, dan pertumbuhan tulang tertunda.
“Stunting itu pokoknya masalah tentang gizi. Pertumbuhan pada seribu hari pertama kehidupan itu merupakan periode emas. Kalau terjadi kekurangan gizi, maka pertumbuhan anak akan terganggu dan tidak akan bisa diperbaiki dengan optimal lagi,” kata Bagus ditemui di Balai Kalurahan Banjararum pada Jumat (12/5/2023).
Bagus menegaskan bahwa tubuh yang pendek bukan satu-satunya masalah akibat stunting, namun juga fungsi kognitif anak yang tidak optimal.
Sementara itu, Kepala Instalasi Gizi RSUD Wates, Sri Handayani menegaskan bahwa kebutuhan makan dan gizi antara anak dan orang dewasa berbeda. “Makanan anak itu tidak sama dengan orang dewasa. Jangan samakan gizi orang tua dengan anak. Harus sesuai kebutuhannya masing-masing. Harus seimbang,” kata Sri ditemui di Balai Kalurahan Banjararum pada Jumat (12/5/2023).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
LBC Hotels Group, yang menaungi 9 unit hotel dan 2 resort ternama di Yogyakarta, kembali menggelar Table Top & Business Gathering #2
Ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen pada triwulan I-2026. Menkeu Purbaya menyebut konsumsi rumah tangga jadi penopang utama daya beli.
Jemaah haji asal Probolinggo meninggal dunia di Makkah setelah dirawat di ICU akibat gagal napas. Almarhum sempat menunaikan umrah wajib.
Pemerintah segera terbitkan aturan baru e-commerce yang mengatur transparansi biaya marketplace dan perlindungan UMKM serta seller.
Kemnaker membuka pendaftaran Bantuan TKM Pemula 2026 dengan dana Rp5 juta untuk mendukung usaha mandiri masyarakat.
Pria di Pacitan menjadi korban penyiraman cairan kimia saat hendak ke pasar. Korban mengalami luka bakar dan dirujuk ke rumah sakit.