Kekerasan Daycare Jogja, 53 Anak Jadi Korban, Pemda DIY Turun Tangan
53 anak jadi korban kekerasan daycare di Jogja, Pemda DIY beri pendampingan dan dorong penegakan hukum.
Satgas PPKS UAJY usai menggelar pelatihan internal, beberapa waktu lalu./ist Humas UAJY
Harianjogja.com, SLEMAN—Kekerasan seksual di lingkungan kampus masih marak terjadi. Sayangnya korban tidak berani melaporkan kepada lembaga di kampus yang berwenang.
Menyikapi hal ini, Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) menegaskan komitmennya dalam melawan kekerasan seksual di dalam kampus melalui tim khusus bernama Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS).
Ketua Satgas PPKS UAJY, Dina Listiorini, mengatakan perguruan tinggi didorong untuk memberikan rasa aman, nyaman bagi sivitas akademika. Maka ia berharap agar draf Peraturan Rektor tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) di lingkungan UAJY segera diterbitkan untuk menciptakan atmosfer akademik yang aman dan nyaman bagi segenap sivitas akademika di UAJY.
Di samping itu, upaya penguatan Satgas PPKS juga terus dilakukan, salah satunya dengan pelatihan internal Satgas PPKS UAJY yang telah digelar pada 5-6 Mei lalu. Pelatihan tersebut berisi sharing dan diskusi pengalaman kasus kekerasan seksual yang sudah ditangani oleh Tim Satgas PPKS UGM.
Baca juga: Puskesmas di Sleman Dihujani 7 Tembakan, Polisi Masih Penyelidikan
“Kegiatan ini bertujuan memberikan pembekalan bagi anggota Satgas PPKS untuk lebih memahami bentuk-bentuk kekerasan seksual, mekanisme pelaporan korban dan penanganan awal, serta pencegahan kekerasan seksual di ranah kampus,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (12/5/2023).
Kegiatan tersebut juga melibatkan Ketua Satgas PPKS UGM, Sri Wiyanti. Ia menuturkan fenomena terjadinya kasus kekerasan seksual di perguruan tinggi telah menjadi perhatian bersama para sivitas akademika di tingkat global dan di Indonesia. “Kekerasan seksual yang terjadi di kampus merupakan bagian dari fenomena gunung es dan merepresentasikan apa yang terjadi dalam masyarakat kita. Pada tahun 2018 dan 2019 sangat merebak isu kekerasan seksual di Perguruan Tinggi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
53 anak jadi korban kekerasan daycare di Jogja, Pemda DIY beri pendampingan dan dorong penegakan hukum.
Lebih dari 3.800 orang meninggal akibat gelombang panas di Spanyol. Kebakaran hutan juga memicu evakuasi puluhan ribu warga.
Pemkot Jogja akan menertibkan replika plang Jalan Malioboro yang digunakan jasa foto usai video wisatawan dimintai bayaran viral.
Polda Metro Jaya menegaskan AKP Pardiman tidak ditangkap dalam kasus narkoba dan saat ini masih menjalani pemeriksaan etik.
DPP Kota Jogja memberikan layanan kesehatan terpadu bagi 350 ternak untuk memperkuat pencegahan PMK dan penyakit hewan menular strategis.
Paus Leo XIV kembali menyerukan perdamaian di Timur Tengah dan mendesak semua pihak segera membuka kembali jalur dialog dan diplomasi.