Wabup Gunungkidul Joko Parwoto Absen di Hari Jadi, Ini Alasannya
Wabup Gunungkidul Joko Parwoto menjelaskan ketidakhadirannya dalam sejumlah agenda Hari Jadi ke-196 karena sakit gigi dan perlu penanganan dokter.
Tangki milik BPBD Gunungkidul pada saat menyalurkan bantuan air bersih ke salah satu bak penampungan air yang dimiliki warga Dusun Sumber, Planjan, Saptosari. Kamis (18/5/2023)./Istimewa-BPBD Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—BPBD Gunungkidul mulai menyaluran bantuan air bersih kepada masyarakat. Adapun bantuan perdana dilaksanakan di Dusun Sumber, Planjan, Saptosari, Kamis (18/5/2023).
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, BPBD Gunungkidul Sumadi mengatakan meski baru memasuki musim kemarau, tetapi sudah ada warga yang meminta bantuan air bersih. Permintaan diajukan oleh warga di Dusun Sumber, Planjan, Saptosari. “Lokasi dusunnya berada di wilayah perbukitan sehingga air PDAM belum masuk ke sana,” kata Sumadi, Jumat (19/5/2023).
Dia menjelaskan, tindak lanjut dari permintaan ini sudah disalurkan bantuan air bersih sebanyak 12 tangki. Adapun penyaluran dilakukan dengan mengisi bak-bak penampungan di Dusun Sumber.
“Kemarin [Kamis, 18/5/2023] kami laksanakan dropping air dengan mengisi 12 bak penampungan di Sumber. Untuk pemenuhan kebutuhan air bersih, warga bisa mengambil ke bak-bak yang sudah diisi,” katanya.
BACA JUGA: Antisipasi Kekeringan, Puluhan Sumur Bor Akan Dibangun di Berbagai Wilayah DIY
Sumadi memastikan, hingga sekarang baru satu dusun yang mengajukan bantuan air bersih ke BPBD Gunungkidul. Hanya saja, dia menyakini jumlahnya akan terus bertambah seiring dengan memasukinya puncak kemarau. “Ini baru awal, pasti nanti akan ada tambahan untuk permintaan,” katanya.
Rencanaya dalam waktu dekat BPBD Gunungkidul akan mengumpulkan perwakilan kapanewon untuk koordinasi persiapan antisipasi musibah di musim kemarau. Pertemuan dilakukan, salah satunya guna memetakan daerah-daerah rawan kering di Bumi Handayani. “Termasuk nanti mendata jumlah warga terdampak di setiap wilayah,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Kepala BPBD Gunungkidul, Purwono. Menurut dia, musim kemarau sudah dimulai sejak awal Mei ini.
Untuk menghadapi potensi rawan kekeringan sudah mempersiapkan anggaran sekitar Rp230 juta yang digunakan droping air bersih. “Sudah ada alokasinya. Dana ini tidak hanya untuk membeli air bersih, tapi juga sebagai dana operasional lima armada tangki yang dimiliki,” kata Purwono.
Dia tidak menampik, pagu dana pengedropan air bersih tahun ini lebih kecil ketimbang alokasi 2022 yang mencapai sekitar Rp700 juta. Kendati demikian, Purwono mengaku tidak mempermasalahkan karena bisa diantisipasi dengan mengajukan tambahan di APBD Perubahan 2023. “Tahun lalu tidak terserap maksimal. Makanya anggaran dipangkas sehingga nilainnya berkurang,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wabup Gunungkidul Joko Parwoto menjelaskan ketidakhadirannya dalam sejumlah agenda Hari Jadi ke-196 karena sakit gigi dan perlu penanganan dokter.
ESDM merevisi Perpres Nomor 26 Tahun 2026 untuk memperkuat pengadaan minyak mentah, termasuk keterlibatan BLU dan skema impor dari Rusia.
Dean James membantu Go Ahead Eagles menang 3-2 atas Telstar pada pekan ke-10 Liga Belanda setelah tampil sebagai bek kiri selama 63 menit.
Prakiraan cuaca DIY Sabtu, 24 Oktober 2026, didominasi cerah hingga berawan. Suhu Kota Jogja diprakirakan mencapai 33 derajat Celsius.
Cek jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Sabtu 24 Oktober 2026. Ada enam keberangkatan tiap arah dengan tarif Rp12.000.
Cek jadwal KSPN dari Malioboro ke Obelix Sea View dan Pantai Drini pada 24 Oktober 2026. Tarif mulai Rp12.000.