DPAD DIY Ubah Arsip Lama Jadi Konten Digital Favorit Gen Z
Lewat program tersebut, arsip dan pustaka langka tidak lagi hanya disimpan sebagai dokumen lama, tetapi diolah menjadi artikel populer, infografis, hingga konte
Suasana penandatanganan kerja sama antara KemenPPPA dan PP Aisyiyah tentang penguatan kapasitas perempuan, ketahanan keluarga dan perlindungan anak, Jumat di kampus UAD./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, BANTUL—Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen-PPPA) menjalin kerja sama dengan Pimpinan Pusat (PP) Aisyiyah berkaitan dengan penguatan kapasitas perempuan, ketahanan keluarga dan perlindungan anak.
Penandatanganan kerja sama itu dilakukan oleh Menteri PPPA, Bintang Puspayoga bersama Ketua Umum PP Aisyiyah di kampus UAD Jumat (19/5/2023).
Menurut Bintang dipilihnya PP Aisyiyah lantaran organisasi itu tersebar di seluruh Indonesia sampai ke tingkat paling bawah. Dengan begitu kerja sama ini tentunya dapat mempercepat program penguatan kapasitas perempuan, ketahanan keluarga dan perlindungan anak di seluruh Indonesia sampai di tingkat kecamatan, kelurahan dan juga desa.
“Kami harapkan semua jajaran Aisyiyah bisa berkolaborasi untuk mewujudkan perempuan yang tangguh sampai ke tingkat masyarakat paling bawah,” ujarnya.
BACA JUGA: Kunjungi Madrasah Muallimat Muhammadiyah Jogja, Menteri PPPA Minta Pesantren Cegah Kekerasan Anak
Bintang memaparkan memasuki tahun politik ini isu kepemimpinan perempuan banyak disorot. Salah satunya adalah keterwakilan sebanyak 30% perempuan yang didaftarkan menjadi calon anggota legislatif.
Di sisi lain masih ada daerah yang meragukan kepemimpinan perempuan, padahal sudah banyak terbukti perempuan juga bisa berperan. “Sejak era sebelum kemerdekaan perempuan sudah banyak yang terlibat dalam perjuangan dan kemerdekaan bangsa, tetapi perannya kerap kali didiskriminasi,” katanya.
Bintang mengajak seluruh kader Aisyiyah untuk terus bergerak bersama menyadarkan banyak pihak bahwa kepemimpinan perempuan harus diapresiasi dan diberi ruang yang setara dengan laki-laki.
“Kami harapkan model penguatan kapasitas perempuan bisa direplikasi oleh seluruh daerah dan perempuan yang berdaya bisa terwujud,” kata dia.
Sementara Ketua Umum PP Aisyiyah Salmah Orbayinah menyebut, pihaknya mendukung program Kemen-PPPA yang bertujuan memberikan penguatan kapasitas perempuan, ketahanan keluarga dan perlindungan anak.
Sejalan dengan itu pihaknya juga turut mendorong agar program yang sesuai di organisasi itu untuk diterapkan secara bersama-sama. “Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan kepedulian Ibu Menteri. Kami dari Pimpinan Pusat Aisyiyah juga sangat peduli terhadap program-program pemberdayaan dan perlindungan terhadap perempuan dan anak. Program-program ini semoga bisa sejalan dengan program kementerian sehingga bisa saling kita kolaborasikan,” ungkap Salmah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lewat program tersebut, arsip dan pustaka langka tidak lagi hanya disimpan sebagai dokumen lama, tetapi diolah menjadi artikel populer, infografis, hingga konte
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.