DPRD Jogja Soroti Pencegahan Korupsi, Sistem Diminta Diperkuat
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.
Suasana lalu lintas Jalan Parangtritis, Bantul, Selasa (4/6/2019)./Harian Jogja-Dok
Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah jalur wisata di Kabupaten Bantul dinilai rawan kecelakaan. Dinas Perhubungan (Dishub) DIY mengimbau wisatawan tetap waspada saat berkendara.
“Selama ini yang menduduki rangking satu [rawan kecelakaan] di Kabupaten Bantul di Jalan Srandakan, kemudian di Jalan Imogiri, Jalan Parangtritis, dan Dlingo,” kata Plt Dishub DIY Sumariyoto, Jumat (2/5/2023).
Menurut Sumariyoto untuk Jalan Srandakan meskipun lebar, namun kendaraan melintas dengan kecepatan tinggi, sehingga rawan kecelakaan. Kemudian untuk Jalan Parangtritis dan Jalan Imogiri dinilai cukup padat dilintasi kendaraan.
Sedangkan untuk kawasan Dlingo menurut Sumariyoto kontur jalan tersebut berada di daerah pegunungan sehingga jalannya cukup curam untuk dilalui kendaraan. Meski begitu, menurutnya padatnya ruas jalan tersebut bukan satu-satunya faktor penyebab kecelakaan, namun pengendara yang melintas dengan kecepatan tinggi juga semakin meningkatkan potensi terjadi kecelakaan.
Baca juga: Mau Wisata Keliling Sumbu Filosofi Jogja Gratis, Begini Caranya..
“Kalau melihat fenomena seperti itu, bukan yang padat yang banyak kecelakaannya, justru yang jalurnya agak sepi tetapi kecepatan tinggi, itu yang mengakibatkan banyak kecelakaan,” katanya.
Dia pun mengimbau agar wisatawan yang hendak melintasi sejumlah jalan tersebut dapat terus meningkatkan kewaspadaannya dalam berkendara agar tidak sampai terjadi kecelakaan. “Wisatawan yang mengunjungi destinasi di Jogja tolong perhatikan Rambu Pendahulu Petunjuk Jurusan (RPPJ), itu sudah ada di setiap simpang menuju ke destinasi, jangan mencari alternatif lain yang belum direkomendasi, tetap patuhi peraturan lalu lintas dan petugas di lapangan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.
KBRI Bangkok mengimbau WNI di Thailand memantau cuaca dan kondisi jalan untuk mengantisipasi banjir hingga 7 Oktober 2026.
Hashim mundur dari WIFI. Pengamat menilai Internet Rakyat dan pemanfaatan spektrum 1,4 GHz tetap berjalan sesuai komitmen perusahaan.
DPRD Kota Jogja mendorong pengembangan UMKM secara merata hingga tingkat kampung melalui promosi, pemasaran, dan dukungan berkelanjutan.
Cek Kesehatan Gratis atau CKG telah menjangkau 99,1 juta jiwa pada 2026 dan ditargetkan mencapai 130 juta jiwa.
Buruh masih mengawal 10 isu dalam RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, mulai dari upah, PHK, outsourcing hingga JKP.