BNI Dukung Pagi Sore Perkuat Layanan dan Pengalaman Pelanggan
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkuat dukungan kepada Rumah Makan Pagi Sore melalui layanan transaksi digital, pengelolaan keuangan,
Penyelenggaraan Upacara Ganti Dwaja Bregada Jaga Kadipaten Puro Pakualaman Sabtu, (3/5/2023)./Istimewa
JOGJA—Dinas Pariwisata (Dispar) DIY bersama Puro Pakualaman menggelar upacara Ganti Dwaja Bregada Jaga Kadipaten Puro Pakualaman. Upacara tersebut diharapkan dapat menjadi atraksi wisata budaya rutin untuk menarik wisatawan.
Plh. Dispar DIY, Kurniawan menyampaikan upacara tersebut diselenggarakan secara rutin setiap 35 hari sekali atau setiap Sabtu Kliwon. Dengan penyelenggaraannya yang rutin, menurut Kurniawan diharapkan dapat menjadi daya tarik wisata budaya bagi wisatawan.
Menurut Kurniawan, wisata budaya masih menjadi daya tarik unggulan di DIY. Dalam penyelenggaraan upacara tersebut, dia melihat tingginya antusiasme wisatawan domestik dan mancanegara.
“Saya lihat banyak wisatawan yang mengikuti pagelaran budaya ini. Kalau kita lihat sore ini banyak wisatawan mancanegara yang turut mengambil gambar selama pagelaran,” katanya, Sabtu (3/5/2023).
BACA JUGA: Mampir ke Warung Kopi Klotok, Ini Menu yang Dicicipi Presiden Jokowi dan Keluarga
Menurut Kurniawan, upacara Ganti Dwaja Bregada Jaga Kadipaten Puro Pakualaman yang dikemas dengan atraksi budaya di DIY menjadi keunggulan upacara budaya tersebut. “Acara intinya pergantian bregada, namun ada pula atraksi budaya daerah yang menjadi bagian dari acara tersebut,” katanya.
Dalam upacara tersebut, Bregada Lombok Abang berganti dengan Bregada Plangkir. Dalam upacara tersebut, di bagian akhir para prajurit melakukan Mubeng Beteng Puro Pakualaman.
Selain pergantian bregada, ada pula atraksi budaya Rampak Buto Sanggar Gajendra dan jathilan Beksa Kundha Mataram dari Krebet, Sendangsari, Pajangan, Bantul, serta penampilan dari Sanggar Matra, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul.
Menurutnya, atraksi budaya tersebut ditampilkan untuk mengenalkan budaya DIY kepada wisatawan baik domestik maupun mancanegara.
Menurut Kurniawan tingginya antusiasme wisatawan untuk melihat upacara dan atraksi budaya tersebut menimbulkan kepadatan lalu lintas di sekitar Pura Pakualaman. Sehingga untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan, pihaknya akan terus berupaya untuk melakukan penataan di kawasan tersebut.
“Perlu kami pikirkan ke depan untuk mengatur tata letak atraksinya, tata letak parkirnya, arus lalu lintasnya agar posisinya nyaman untuk wisatawan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkuat dukungan kepada Rumah Makan Pagi Sore melalui layanan transaksi digital, pengelolaan keuangan,
Luca Marini meninggalkan Honda HRC akhir musim 2026 dan bergabung dengan KTM Tech3 mulai MotoGP 2027 dengan kontrak hingga 2028.
Sebanyak 23 orang mendaftar Pilur PAW di lima kalurahan Sleman. DPRD meminta proses seleksi sesuai aturan dan menyoroti pengelolaan TKD.
Marco Melandri memprediksi Marc Marquez menang lima detik di MotoGP Aragon 2026. Ini alasan dan catatan Marquez di MotorLand Aragon.
8 daerah dingin di Indonesia menawarkan udara sejuk hingga 9 derajat Celsius, dari Ruteng, Mamasa, Wonosobo hingga Kota Mulia.
Bareskrim Polri membongkar dugaan judi kasino di “Gedung SB” Sukoharjo. Sebanyak 30 orang jadi tersangka dan uang Rp1,048 miliar disita.