Lumbung Mataram Kalurahan Purwosari di Kulonprogo Mengoptimalkan Pertanian dan Peternakan Warga
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Ilustrasi hoaks - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Polda DIY meminta masyarakat Jogja tak terprovokasi dengan informasi hoaks yang menyebut rombongan anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dari luar wilayah bakal menggeruduk Jogja malam ini, Selasa (6/6/2023).
Informasi hoaks tersebut menyebar lewat WhatsApp dimana menyebut rombongan PSHT masuk Jogja lewat jalur-jalur tikus. Berikut ini isi hoaks yang menyebar lewat WhatsApp:
Selamat malam..
INFO PENTING UNTUK WARGA YOGYA
Malam ini ribuan anggota PSHT dr luar daerah ( solo, klaten, salatiga, semarang, ungaran, klaten, wonogiri ) sedang berusaha masuk ke Yogya melalui smua jalan yg bisa tembus masuk yogya dan ada sebagian dari mereka yang terpantau berhasil memasuki Yogya, melalui jalan² tikus., karena jalan² utama di blokade aparat.
Mereka bersenjata tajam smua.
Sasaran mereka bukan lagi suporter Brajamusti namun warga yogya., sebagai buntut kerusuhan kemarin tgl 5 di area jl. Taman Siswa..
Jika malam ini mereka berhasil masuk Yogya, artinya besok siang mereka berkeliaran di Yogya, dan bisa membahayakan kita smua warga Yogya.
Mohon smuanya berhati² dalam menjalankan aktivitas.
Perhatikan benar kendaraan dg plat H, AD..
Mohon smua dpt berdoa untuk ketenangan dan keselamatan warga Yogya.
Info ini Valid.
A1
Dari aparat yg bertugas di lapangan.
Terima kasih.
Tuhan memberkati.
Kapolda DIY Irejen Suwondo Nainggolan menjelaskan tidak ada konvoi PSHT masuk Jogja lewat jalur tikus. “Update sampai saat ini pukul 21.00 WIB tidak ada hal seperti itu, informasi tersebut tidak terverifikasi [hoaks] maka masyarakat jangan terprovokasi,” tegasnya, Selasa malam.
Suwondo menyebut Polda Jateng sudah berjaga di daerah perbatasan untuk menghalau rombongan yang ada. “Kami Polda DIY juga berjaga di area perbatasan sebagai pelapis, artinya dijaga dengan ketat termasuk jalur tikus. Jadi masyarakat jangan khawatir,” katanya
Jangan Ikut Konvoi
Selain meminga untuk tidak terprovokasi, Suwondo juga minta agar masyarakat tidak berkonvoi dengan alasan kemanan. “Jangan turut berkonvoi dengan alasan jaga kemanan, jika ada hal mencurigakan segera lapor polisi. Perugas kami juga terus bersiaga, saya sendiri terus memantau situasi dan memimpin pengamanan ini,” ujarnya.
BACA JUGA: Bagian dari JJLS, Jembatan Pandansimo Dibangun Tahan Gempa, Begini Penjelasannya
Suwondo meminta masyarakat untuk lebih giat meningkatkan siskamling daripada konvoi. “Justru kalau konvoi malah berpotensi menimbulkan hal-hal tak diinginkan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menargetkan kemenangan saat menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung Bantul.
Toyota mencatat permintaan Veloz Hybrid menembus 10 ribu unit di tengah kenaikan harga BBM dan meningkatnya minat mobil hemat bahan bakar.
Dua wisatawan asal Karawang ditemukan meninggal tertimbun longsor di jalur menuju Curug Cileat, Subang, Jawa Barat.
Manchester City menjuarai Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 lewat gol Antoine Semenyo di Stadion Wembley.
Kunjungan wisatawan di Malioboro Jogja meningkat selama long weekend Kenaikan Isa Almasih, terutama pada sore hingga malam hari.