Tiga Buah Lokal Jogja Diajukan untuk Sertifikasi Varietas
“Tahun ini kita mau proses (sertifikasi) tiga tanaman lokal. Ada alpukat Surokarsan, pisang Morosebo dan pisang Gendruwo,”
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Jajaran Polsek Srandakan menangkap VWK, 20, Warga Kalurahan Trimurti, Kapanewon Srandakan, Bantul.
Mahasiswa salah satu perguruan tinggi tersebut ditangkap karena diduga telah menganiaya seorang pelajar di Jalan Srandakan, Bantul, pada Selasa (27/6/2023) dini hari.
BACA JUGA: Berbekal CCTV, Polisi Tangkap Maling di Srandakan
Akibat perbuatan tersangka, korban berinisial MNF, 16, warga Dusun Mangiran, Kalurahan Trimurti, Kapanewon Srandakan, Bantul itu harus mendapatkan perawatan medis setelah kepalanya dipukul menggunakan batang kayu.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana menjelaskan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Saat itu korban berboncengan dengan temannya, RA menggunakan sepeda motor Honda Scoopy warna merah. Korban melaju dari arah barat ke timur di Jalan Sranakan.
Sesampainya di daerah Gunungsaren, Kalurahan Trimurti, Kapanewon Srandakan, korban diadang oleh tersangka dan temannya menggunakan motor Honda PCX warna merah.
“Pelaku turun dari motornya kemudian memukul korban menggunakan batang kayu mengenai kepala korban,” jelasnya
Akibat kejadian tersebut korban dibawa kerumah sakit UII untuk dilakukan perawatan. Jeffry mengatakan saat ini tersangka masih dalam proses pemeriksaan di Mapolsek Srandakan. Dari keterangan sementara, tersangka nekat memukul korban karena emosi saat disalip oleh korban
“Motifnya tersinggung saling salip saat bermotor,” katanya. Tersangka terancam Pasal 351 tentang Penganiayaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
“Tahun ini kita mau proses (sertifikasi) tiga tanaman lokal. Ada alpukat Surokarsan, pisang Morosebo dan pisang Gendruwo,”
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.