Lahan Sempit, Muncul Gagasan Pemakaman Alternatif Manusia Jadi Kompos
Metode alternatif pemakaman semakin berkembang seiring dengan peningkatan populasi dan terus berkurangnya lahan untuk pemakanan.
Gedung di kawasan Kotabaru, Kota Jogja, Kamis (2/3/2023)./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pariwisata Kota Jogja menggelar Avond Fest yang berlokasi di kawasan Kotabaru, Jogja. Acara yang berlangsung 30 Juni 2023 ini akan menampilkan berbagai kesenian, mulai dari musik sampai tarian. Tidak hanya itu, ada pula bazar dan stan makanan jadul dengan nuansa zaman kolonial. Tidak lupa, ada street performing dari beberapa seniman.
Sekertaris Dinas Pariwisata Kota Jogja, Zandaru Budi Purwanto, mengatakan acara terbuka untuk umum dan gratis. Acara berlangsung dari 16.00 sampai 22.00 WIB di Jalan I Dewa Nyoman Oka, sepanjang depan Gereja HKBP sampai perempatan Jalan I Dewa Nyoan Oka dan Jalan Ungaran.
“Adapula talkshow yang menampilkan para pelaku saksi sejarah,” kata Zandaru dalam keterangan tertulisnya, Rabu (28/6/2023).
Para pelaku sejarah ini akan bercerita tentang Kotabaru dari segala sisi, dari keilmuan masing-masing. Ada Inajati Adrisijanti (Guru Besar Ilmu Budaya UGM), RM. Haruno Suryokusumo (Romo Pastur pada Kolese St. Ignatius Koabaru) dan Aprizal Apriandi sebagai keturunan dari pemilik bangunan cagar budaya di Kotabaru, Jogja.
BACA JUGA: Salat Iduladha 29 Juni 2023, Ini Daftar Tempat Penyelenggaraan versi Kemenag DIY
Sebagai permukiman Belanda pada jaman penjajahan, Kotabaru mengusung konsep Garden City pada tata ruang kotanya. Konsep ini masih bertahan sampai hari ini. Keberadaan pepohonan pada kawasan Kotabaru (bagian boulevard) menjadikan ciri khas serta fasad bangunan bercorak indische.
Lokasi yang berdekatan dengan Malioboro juga menjadikan Kotabaru salah satu tempat yang menarik. Dengan event ini, harapannya wisatawan tidak hanya mengetahui Malioboro saja, namun ada lokasi lain yang perlu dikunjungi.
“Kotabaru Avond Fest merupakan event untuk membangun memorabilia dari apa yang tersisa pada Kawasan Heritage Kotabaru dengan mengedepankan konsep premium dan malam hari,” katanya.
Rekayasa Lalu Lintas
Berkaitan dengan Avond Fest, serta bertepatan dengan libur panjang Iduladha, ada beberapa penyesuaian arus lalu lintas. Selama acara, akan ada penutupan ruas jalan di Jalan I Dewa Nyoman Oka. Di samping itu, lalu lintas jalan lainnya seperti Jalan Ahmad Jazuli, Jalan Abu Bakar Ali, dan Jalan Faridan M. Noto akan tetap normal.
Adapun rekomendasi area parkir pengunjung berada di sepanjang Jalan Sunaryo – Jalan Patimura. Apabila membludak, parkir akan diarahkan ke Jalan Perahu – Jalan Ungaran. Verboden akan dipasang di samping Museum Sandi dan samping Gereja Antonius Kotabaru, Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Metode alternatif pemakaman semakin berkembang seiring dengan peningkatan populasi dan terus berkurangnya lahan untuk pemakanan.
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.
Grand Rohan Jogja kembali menghadirkan ruang apresiasi seni melalui pameran seni lukis bertajuk “The Beauty of Color”. Pameran ini resmi dibuka Senin (18/5)
Dua wakil Indonesia lolos ke babak utama Malaysia Masters 2026, drama kualifikasi warnai hasil di Axiata Arena Kuala Lumpur.
Samsung Messages resmi dihentikan Juli 2026. Pengguna Galaxy wajib pindah ke Google Messages. Simak cara backup data dan jadwalnya.
Gerbang Tol Trihanggo Sleman usung siluet Ratu Boko dan aksara Jawa, jadi ikon budaya baru di Tol Jogja–Solo.