Pemkot Jogja: Koperasi Merah Putih Butuh Pengurus Kompeten
Pemkot Jogja mendorong Koperasi Kelurahan Merah Putih didukung pengurus kompeten. Dari 45 koperasi, 30 sudah beroperasi.
Sapi, hewan kurban - Ilustrasi freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Masih banyaknya sapi kurban yang ditemukan mengandung cacing hati harusnya menjadi catatan penting bagi para peternak.
Untuk itu, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bantul menyarankan kepada para peternak sapi agar memberi pakan rumput yang sudah dijemur dan diangin-anginkan untuk mencegah terkena cacing hati atau Fasciola hepatica.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bantul, Joko Waluyo mengatakan cacing hati yang ditemukan pada hewan kurban itu umumnya disebabkan rumput pakan ternak yang mengandung keong yang biasanya menempel pada rumput setelah dipotong peternak di lahan.
"Keong itu hidup di permukaan air, dan saat petani memotong rumput, tak sengaja terbawa, makanya saran kami kalau memberi pakan rumput itu jangan langsung diberikan setelah dipotong, harapan kami dijemur diangin-anginkan biar keong pergi," katanya.
BACA JUGA: Waduh, Belasan Sapi Kurban di Bantul Mengandung Cacing Hati
Selain itu, kata dia, peternak disarankan jika menggembalakan ternak tidak terlalu pagi, ketika belum ada sinar Matahari. Pasalnya sinar diperlukan untuk mengusir keong yang menempel di rumput. "Menggembalakan ternak jangan terlalu pagi, karena kalau ada sinar matahari keong itu pergi dan masuk ke dalam tanah," katanya.
Dia mengatakan, hasil pemantauan terhadap pemotongan hewan kurban selama dua hari, yaitu Rabu (28/9/2023) dan Kamis (29/6/2023) pada Iduladha 1444 Hijriah 2023, ditemukan sebanyak 585 sapi dari total sebanyak 6.790 ekor mengandung Fasciola hepatica.
Kemudian pada ternak kambing yang dipotong di Bantul sebanyak 5.331 ekor ditemukan cacing hati pada sebanyak 24 ekor, sementara untuk domba ditemukan cacing hati pada 33 ekor dari total yang dipotong sebanyak 8.183 domba.
Dia mengatakan, total titik pemotongan hewan kurban di Bantul pada Iduladha tahun ini sebanyak 2.204 titik, baik di masjid, musala maupun tempat pemotongan hewan kurban yang disiapkan panitia.
"Tetapi kan ternak yang mengandung cacing hati tidak bahaya sebetulnya, dagingnya masih aman dikonsumsi, bagian hatinya saja yang dibuang yang kena cacing, kalau tidak kena masih bisa dikonsumsi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemkot Jogja mendorong Koperasi Kelurahan Merah Putih didukung pengurus kompeten. Dari 45 koperasi, 30 sudah beroperasi.
Timnas voli putri Indonesia kalah 1-3 dari Iran pada perempat final AVC Women's Continental 2026. Garuda Pertiwi gagal melaju ke semifinal.
China memberlakukan aturan baru keluar-masuk negara mulai 15 September. Simak ketentuan dokumen, larangan masuk hingga klarifikasi pemeriksaan ponsel.
Marc Marquez tercepat di FP1 MotoGP Aragon 2026 dengan 1'47.532. Raul Fernandez ke-2, Marco Bezzecchi ke-3. Bagnaia ke-20, Martin ke-18. Simak hasil lengkapnya.
Hasil FP1 Moto3 Aragon 2026 menempatkan Veda Ega Pratama di posisi ke-20. David Almansa menjadi pembalap tercepat di Sirkuit MotorLand Aragon.
etua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto mengapresiasi Festival Mustika Rasa yang dihadirkan di Kota Yogyakarta.