CLASSY Modifest 2026 Yogyakarta: Panggung Kreativitas Perempuan
Setelah sukses menyambangi berbagai kota di Indonesia, CLASSY Modifest 2026 resmi menutup rangkaian kompetisinya di Yogyakarta pada 27–28 Juni 2026
Kabid Pemeliharaan dan Pengembangan Adat Tradisi Lembaga Budaya dan Seni Disbud DIY, Yuliana Eni Lestari Rahayu (tengah) dan Kepala Seksi Seni Disbud DIY Aryanto Hendro (kanan) dalam Jumpa Pers Catur Sagatra di Disbud DIY, Selasa (11/7/2023). - Harian Jogja/Stefani Yulindriani
JOGJA—Dinas Kebudayaan (Disbud) DIY akan menyelenggarakan pergelaran Catur Sagatra 2023 bertajuk Wayang Wong Lakon Sumantri Ngenger di Kagungan Dalem Bangsal Sewatama Pura Pakualaman, Sabtu (15/7/2023).
Kepala Bidang Pemeliharaan dan Pengembangan Adat Tradisi Lembaga Budaya dan Seni Disbud DIY, Yuliana Eni Lestari Rahayu menyampaikan Catur Sagatra merupakan kegiatan anjangsana tahunan kerajaan Mataram Islam yakni Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Kraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Kadipaten Pura Pakualaman, dan Pura Mangkunegaran.
“Catur Sagatra ini dimaksudkan sebagai bentuk penguatan silaturahmi dan pelestarian budaya dari masing-masing kerajaan,” katanya saat Jumpa Pers Catur Sagatra di Disbud DIY, Selasa (11/7/2023).
BACA JUGA: Pria 37 Tahun Diduga Memperkosa Anak Balita di Gunungkidul
Tahun ini pementasan Catur Sagatra akan membawakan Wayang Wong Lakon Sumantri Ngenger yang menceritakan tentang Sumantri, Putra Begawan Suwandagni dari Pertapaan Jatisrana yang berparas tampan dan mempunyai kesaktian tiada tara. Dalam pementasan tersebut, Sumantri ingin mengabdikan diri kepada Prabu Arjuna Sasrabahu di Kerajaan Maespati, namun dengan persyaratan harus dapat memenangkan sayembara Dewi Citrawati dari Kerajaan Magada.
“Pada Catur Sagatra 2022 menampilkan tarian adiluhung dari masing-masing keraton yakni Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat dengan Bedhaya Mintaraga; Kraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat dengan Bedhaya Ratu; Kadipaten Pura Pakualaman dengan Bedhaya Wasita Ngrangsemu; dan Pura Mangkunegaran dengan Bedhaya Ladrang Mangungkung.
“Gelar budaya ini menjadi salah satu pusat pengembangan budaya. Selain itu menjadi upaya empat kerajaan Dinasti Mataram di Jogja dan Surakarta dalam menjaga dan melestarikan budaya yang diwariskan leluhur,” katanya.
Menurutnya, dalam penyelenggaraannya kali ini wayang wong akan dibawakan dalam satu kesatuan di Pura Pakualaman. Nantinya ada 200 penari yang berpartisipasi dari empat kerajaan.
Kepala Seksi Seni Disbud DIY, Aryanto Hendro mengatakan setiap kerajaan akan menampilkan budayanya masing-masing dalam setiap adegan yang ditampilkan dalam Catur Sagatra. “Sebelum pementasan ada gladi bersama yang diharapkan dapat mempererat silaturahmi,” katanya.
Pementasan di Bangsal Sewatama hanya diperuntukkan bagi tamu undangan, sementara masyarakat yang ingin menyaksikan disediakan layar lebar untuk nonton bersama di Alun-Alun Sewandanan. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Setelah sukses menyambangi berbagai kota di Indonesia, CLASSY Modifest 2026 resmi menutup rangkaian kompetisinya di Yogyakarta pada 27–28 Juni 2026
FIFA dan adidas meluncurkan Trionda Final, bola resmi semifinal hingga final Piala Dunia 2026. Bola berwarna emas-hitam ini dibekali teknologi AI untuk membantu
Mobil bekas Rp70 jutaan masih menawarkan banyak pilihan menarik. Mulai Toyota Agya, Honda Jazz, Avanza hingga Suzuki Swift yang cocok untuk ke
Jadwal 32 besar Japan Open 2026: 8 wakil Indonesia bertanding hari ini. Fajar/Rian, Putri KW, Zaki Ubaidillah, dan lainnya siap tempur. Simak jadwal lengkap.
Didier Deschamps hengkang dari Timnas Prancis usai kalah 0-2 dari Spanyol. Zinedine Zidane siap gantikan, Fabrizio Romano konfirmasi era baru Les Bleus.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih melantik tiga kepala OPD hasil lelang jabatan. Ia menyoroti layanan RSUD, kemiskinan, dan penguatan Satpol PP.