Labuan Bajo Ditargetkan Pulih dan Makin Tangguh Pascagempa
Labuan Bajo ditargetkan pulih dan makin tangguh pascagempa M7,7 melalui penguatan keselamatan, manajemen risiko, dan destinasi wisata darat
Sampah - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo menyebutkan bahwa saat ini pembangunan sarana dan prasarana (sarpras) Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) di Kenaji, Tamanmartani, Kalasan, sudah mencapai 90% lebih.
"Pembangunan TPST Tamanmartani merupakan program prioritas yang sedang dikebut agar dapat segera beroperasi pada tahun ini," kata Kustini di Sleman, Jumat.
Menurut dia, Pemkab Sleman berupaya keras untuk menyelesaikan permasalahan sampah dengan melakukan sejumlah langkah jangka pendek dan jangka panjang. "Langkah jangka panjang yang dipilih salah satunya dengan membangun TPST di Kenaji, Tamanmartani agar tidak bergantung lagi di Tempat Pembuangan Akhir [TPA] Piyungan, Bantul," katanya.
Dia mengatakan pembangunan TPST Tamanmartani yang telah dimulai sejak Mei 2023 tersebut dengan anggaran senilai Rp7,4 miliar.
"Saat ini pembangunan telah mencapai 90 persen untuk tahap awal. Kami minta dipercepat pengerjaannya. Pertengahan bulan depan semoga sudah selesai," katanya.
BACA JUGA: TPA Piyungan Ditutup, Sleman Siapkan TPST Tamanmartani
Kustini mengatakan pembangunan tahap awal TPST Tamanmartani dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman meliputi persiapan lahan, pembuatan talud, pagar panel serta akses jalan masuk kendaraan. "Hingga minggu ini, seluruh pengerjaan kecuali akses jalan masuk kendaraan hampir dirampungkan," katanya.
Dia mengatakan setelah pembangunan tahap awal selesai, maka selanjutnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sleman akan membangun dan melengkapi sarana dan prasarana untuk TPST Tamanmartani. "Setelah pembangunan awal dirampungkan, selanjutnya DLH akan mengerjakan dan melengkapi sarana dan prasarana untuk pengolahan sampahnya," kata dia.
TPST Tamanmartani, kata dia, nantinya dilengkapi sejumlah fasilitas dan teknologi seperti pos timbang, insenerator, mesin komposter, tempat pengepresan, tempat penyimpanan kompos dan instalasi pengolah limbah. "Konsep TPST ini adalah zero waste. Karena semua sampah yang di sini nanti akan diolah menjadi kompos untuk organik dan anorganik dibuat menjadi conblock," katanya.
Bupati menambahkan TPST Tamanmartani ini diproyeksikan dapat mengelola 80 ton sampah per hari. Jumlah tersebut, diharapkan dapat mengurangi beban volume sampah yang dikirim ke TPA Piyungan. "Harapannya kita semakin mandiri karena punya TPST yang bisa untuk pengolahan sampah sendiri, tidak tergantung di TPA Piyungan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Labuan Bajo ditargetkan pulih dan makin tangguh pascagempa M7,7 melalui penguatan keselamatan, manajemen risiko, dan destinasi wisata darat
Jangan mudah tergiur game cuan dan bonus besar. Simak 6 cara mengecek legalitas, keamanan data, bonus, reputasi, dan penarikan dana.
China melaju ke final AVC Continental 2026 setelah mengalahkan Iran 3-0. Tuan rumah akan menghadapi Thailand di partai puncak.
Sejarah pajak ternyata sudah ada sejak sekitar 3.000 SM di Mesir Kuno. Begini cara Firaun memungut pajak berdasarkan lahan dan hasil panen.
Ingin membeli HP bekas? Simak cara membandingkan prosesor Snapdragon, Dimensity, dan Exynos berdasarkan generasi, CPU, GPU, AI, hingga kondisi perangkat.
Klasemen MotoGP 2026 berubah setelah Marc Marquez menang Sprint Aragon. Marc naik ke posisi ketiga dengan 212 poin, hanya empat angka dari Bezzecchi.