Gunungketur Jogja Libatkan UMKM Lokal dalam Program PMT Stunting
Gunungketur mengalokasikan Dana Keistimewaan Rp120 juta untuk program PMT dengan melibatkan UMKM lokal demi penanganan stunting dan ekonomi warga
Ilustrasi abrasi./JIBI
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pantai Trisik yang terletak di Kalurahan Banaran, Galur, Kulonprogo menjadi sasaran abrasi setiap tahunnya. Kali ini, abrasi sepanjang sekitar 100 meter dengan kedalaman empat meter menyebabkan lima pohon cemara tumbang.
Anggota Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah V Kulonprogo, Joko Santoso mengatakan bahwa abrasi tersebut pertama kali terjadi sekitar sepekan lalu. Hanya saja abrasi tersebut semakin mengikis dan menyebabkan lima pohon cemara tumbang pada Minggu (30/7/2023) dan Senin (31/7/2023) pagi.
“Pertama kali itu abrasi terjadi dengan kedalaman satu meter, kemudian dua meter pada Minggu [30/7/2023] dan empat meter pada Senin [31/7/2023] pagi,” kata Joko ditemui di lokasi, Senin (31/7/2023).
Joko menambahkan abrasi yang memanjang sekitar 100 meter tersebut menjadi yang terparah yang pernah terjadi.
Lokasi abrasi tersebut tepat menghadap ke area palung yang menurut Joko memiliki karakteristik ombak yang besar. Oleh sebab itu, ombak yang kuat dan tinggi mudah menghantam daratan atau pesisir pantai.
BACA JUGA: Abrasi Pantai di Bantul Diatasi dengan Revitalisasi Habitat Pesisir
Biasanya abrasi akan sering terjadi pada musim kemarau utamanya ketika bulan purnama. Dengan begitu pasang air akan lebih tinggi daripada biasanya.
Melalui pengamatan Harianjogja.com, garis polisi telah dipasang mengikuti rentangan abrasi yang curam. Sekitar dua meter dari lokasi abrasi juga terdapat warung dan gazebo cor. Apabila terjadi abrasi susulan maka kemungkinan besar warung dan gazebo tersebut akan roboh. “Beberapa hari ini gelombang di area palung bisa mencapai dua sampai tiga meter,” katanya.
Lebih jauh, abrasi juga sempat terjadi di tempat pelelangan ikan dan laguna di Pantai Trisik. Kata Joko, lokasi terjadi abrasi tersebut tidak berubah.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Nelayan Kecil dan Pengelolaan Pelelangan Ikan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kulonprogo, Wakhid Purwosubiantoro mengatakan pihaknya segera melaporkan kondisi tempat penangkaran penyu yang sudah terancam abrasi ke DKP DIY.
Lokasi penangkaran penyu tersebut terletak di sisi Barat jalan aspal yang masuk ke Pantai Trisik, sekitar empat meter dari lokasi abrasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungketur mengalokasikan Dana Keistimewaan Rp120 juta untuk program PMT dengan melibatkan UMKM lokal demi penanganan stunting dan ekonomi warga
PT Mikatasa Agung menggelar kopdar Lem Rajawali bersama pengrajin sofa di Jogja untuk mempererat hubungan pelanggan dan menyerap masukan pengembangan produk.
Gunungkidul memasuki masa pancaroba. BPBD mengingatkan potensi angin kencang dan melanjutkan penyaluran bantuan air bersih hingga Desember.
Penembakan dekat Stadion Bragg Memorial di Florida menyebabkan sejumlah korban. Polisi menyelidiki insiden dan jumlah korban belum dipastikan.
Veda Pratama menghormati pembatalan Moto3 Australia 2026 akibat cuaca buruk meski telah meraih pole position di Phillip Island.
Lomba grafiti dan mural di Cangkringan menjadi wadah kreativitas pemuda Sleman sekaligus meningkatkan kesadaran mitigasi bencana Gunung Merapi.