Kemarau Datang, Petani Dlingo Kembali Dikepung Monyet Ekor Panjang
Serangan monyet ekor panjang kembali mengganggu lahan pertanian di Dlingo, Bantul saat kemarau. Petani memasang jaring untuk melindungi tanaman.
Ilustrasi abrasi pantai / dok - Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul menyebutkan, mitigasi abrasi pantai bisa dilakukan dengan merevitalisasi habitat pesisir. Ada sejumlah cara yang bisa dibuat yakni pembangunan penahan gelombang, pembangunan groin, dan peremajaan pantai.
Kepala BPBD Kabupaten Bantul Agus Yuli Herwanta menjelaskan, panjang pesisir pantai di wilayahnya mencapai 15,65 kilometer dan Pantai Parangtritis, Depok, Pandansimo, Samas, dan Kwaru memiliki panjang abrasi yang berbeda. Setiap tahun abrasi pantai berpotensi terjadi di pantai itu.
"Kami sudah melakukan kajian faktor penyebab abrasi pantai yang utama itu akibat meningkatnya frekuensi badai siklon dan berkurangnya sedimen sungai," kata Agus Senin (8/5/2023).
BACA JUGA: Hunian Sementara Warga Terdampak Tol Jogja-Solo untuk Menampung Barang
Selain itu juga ada penggenangan dan peningkatan serangan gelombang, meningkatnya kejadian badai, kenaikan permukaan air laut dan hilangnya material oleh limpasan juga mengakibatkan terjadinya abrasi. Maraknya penambahan pasir di sisi utara atau Gunung Merapi disebut juga berimbas lantaran membuat suplai berkurang ke pantai.
"Pasir dari Gunung Merapi maupun sungai yang mengarah ke pantai kan biasanya ditambang dan itu membuat pasokan ke pantai berkurang," jelasnya.
Adapun jarak terjauh wilayah pesisir Bantul mengalami abrasi bisa mencapai 96 meter. Sedangkan nilai laju abrasi pantai rata-rata di pesisir Kabupaten Bantul mencapai 2,3 meter per tahunnya dengan potensi yang berbeda-beda pada setiap pantai.
"Penanggulangan abrasi pantai yang paling konkret itu ya dengan menanam mangrove dan cemara udang itu sangat besar menahan laju abrasi pantai," katanya.
Pihaknya pun menghimbau agar masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir pantai dan juga para pedagang untuk tidak membuat bangunan permanen di titik yang rawan abrasi pantai. Bangunan akan rawan terkena hantaman ombak dan tergerus akibat terjadinya abrasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Serangan monyet ekor panjang kembali mengganggu lahan pertanian di Dlingo, Bantul saat kemarau. Petani memasang jaring untuk melindungi tanaman.
Alwi Farhan mengalahkan Chou Tien-Chen di perempat final Asian Games 2026 dan menyebut kontrol emosi sebagai kunci kemenangan.
Kakek asal Ngawi, Raden Mas Sri Parwasto, 68, meninggal setelah tertabrak kereta di Km 233+4 Kutorejo, Sragen.
Jonatan Christie tersingkir di perempat final Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah kalah dari Loh Kean Yew karena stamina terkuras.
KPK menyita uang rupiah, dolar AS, dolar Singapura dan perhiasan saat menggeledah Kanwil BPN Jatim dalam kasus mafia tanah dugaan korupsi ATR/BPN.
Kemensos mendorong transformasi Puskesos Sleman menjadi pusat layanan dan pemberdayaan sosial. Sumberejo dipilih sebagai lokasi percontohan.