Advertisement

Kapolri Ajak Ansor dan Banser Jaga Kamtibmas

Yosef Leon
Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:37 WIB
Maya Herawati
Kapolri Ajak Ansor dan Banser Jaga Kamtibmas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat menyampaikan sambutan dalam pembukaan latihan instruktur dan kursus pelatih II GP Ansor, Banser dan MDS) Rijalul Ansor di SPN Selopamioro, Imogiri, Kabupaten Bantul, Sabtu (14/2/2026). - Harian Jogja - Yosef Leon

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL—Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak kader Ansor, Banser, dan Majelis Dzikir dan Shalawat (MDS) Rijalul Ansor terlibat aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta memperkuat kolaborasi dengan kepolisian. Pesan itu disampaikan saat membuka latihan instruktur dan kursus pelatih II GP Ansor, Banser, dan MDS Rijalul Ansor di Sekolah Polisi Negara (SPN) Selopamioro, Imogiri, Kabupaten Bantul, Sabtu (14/2/2026).

Kegiatan tersebut menjadi awal rangkaian pelatihan berskala nasional yang diikuti sekitar 6.000 peserta Banser dari Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) selama tiga hari ke depan. Forum ini diproyeksikan menjadi model pelatihan yang akan direplikasi di berbagai daerah di Indonesia.

Advertisement

Menurut Kapolri, materi pelatihan Ansor dan Banser diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) kader agar semakin siap menghadapi dinamika tantangan sosial, termasuk mendukung berbagai program strategis pemerintah.

"Pemerintah memiliki berbagai program strategis yang membutuhkan dukungan semua elemen bangsa, termasuk keluarga besar Nahdlatul Ulama. Ansor dan Banser diharapkan tidak hanya berperan menjaga kondusivitas, tetapi juga terlibat dalam pembangunan dan penguatan ekonomi masyarakat," katanya.

Kapolri juga menginstruksikan seluruh jajaran kepolisian, dari tingkat pusat hingga daerah, untuk memperkuat sinergi dengan Ansor, Banser, dan jaringan Nahdlatul Ulama (NU). Para kader diminta menjalin komunikasi aktif dengan Kapolda, Kapolres, dan Kapolsek di wilayah masing-masing sebagai bentuk koordinasi nyata dalam menjaga kamtibmas.

"Pesan saya setelah ikut dalam pelatihan ini semua kader dan lembaga otonom NU kenal dengan Kapolda, Kapolres dan Kapolsek di wilayah masing-masing," ujarnya.

Ketua Umum Ansor Addin Jauharudin menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi pintu awal penguatan instruktur dan pelatih Ansor, Banser, serta kelompok sahabat keagamaan di jalur Ansor. Ia menargetkan lahirnya kader-kader yang militan, solid, dan mampu menjawab tantangan kebangsaan.

Addin menilai hubungan kelembagaan antara Ansor, Banser, dan kepolisian perlu terus diperkuat, tidak hanya dalam isu keamanan, tetapi juga dalam berbagai agenda sosial lainnya.

"Tentu kemanfaatan hubungannya sangat banyak. Kader nanti bisa berkolaborasi soal kebencanaan, pengembangan sumber daya manusia, lalu lintas dan soal yang lain-lainnya," pungkas dia.

Sinergi Ansor dan Banser dengan kepolisian diharapkan semakin konkret dalam mendukung stabilitas kamtibmas, respons kebencanaan, hingga penguatan ekonomi masyarakat di berbagai daerah, seiring implementasi program strategis pemerintah yang memerlukan kolaborasi lintas elemen bangsa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Hamas Minta TNI Netral jika Indonesia ke Gaza

Hamas Minta TNI Netral jika Indonesia ke Gaza

News
| Sabtu, 14 Februari 2026, 13:57 WIB

Advertisement

Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan

Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan

Wisata
| Rabu, 11 Februari 2026, 21:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement