Advertisement

Pemkab Gunungkidul Tunggu Skema Pembagian MBG saat Ramadan

David Kurniawan
Jum'at, 13 Februari 2026 - 15:47 WIB
Maya Herawati
Pemkab Gunungkidul Tunggu Skema Pembagian MBG saat Ramadan Foto ilustrasi Makan Bergizi Gratis nasi goreng telur ceplok. - Foto dibuat menggunakan Artificial Intelligence - AI

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan selama Ramadan, meski pola penyaluran dan menu akan disesuaikan. Hal ini disampaikan Pelaksana Tugas Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Gunungkidul, Mohammad Arif Aldian, sembari menunggu keputusan teknis bersama Badan Gizi Nasional (BGN) wilayah DIY (13/2/2026).

Penyesuaian penyaluran MBG saat puasa mengacu pada Surat Edaran BGN Nomor 3/2026 tentang Pelayanan Program MBG pada Ramadan, Idulfitri, dan Imlek 2026. Namun hingga kini, detail teknis distribusi kepada penerima manfaat masih dibahas dalam rapat koordinasi bersama BGN.

Advertisement

“Masih mau dirapatkan melalui zoom meeting hari ini mulai pukul 14.00 WIB,” kata Aldian saat dihubungi, Jumat (13/2/2026).

Ia menjelaskan, secara garis besar akan ada perubahan dalam mekanisme penyaluran maupun jenis menu MBG selama Ramadan. Meski begitu, program tetap berjalan sesuai arahan pemerintah pusat.

“MBG tetap berjalan, tapi sesuai dari arahan dari pusat akan ada penyesuaian penyaluran pada saat puasa,” katanya.

Aldian menegaskan Pemkab Gunungkidul tidak mempersoalkan perubahan teknis tersebut. Yang terpenting, menurutnya, prinsip pemenuhan gizi seimbang dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap terjaga meskipun waktu dan cara distribusi disesuaikan.

“Kepastian bagaimana penyaluran maupun menu yang diberikan saat Puasa memang masih menunggu setelah rakor dengan BGN. Tapi, kami tetap berharap didalam penyajiannya disesuaikan dengan aturan dalam surat edaran yang telah diterbitkan,” katanya.

Di sisi lain, ia mengingatkan faktor keamanan pangan dalam pelaksanaan MBG saat Ramadan harus menjadi perhatian utama. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah potensi kejadian luar biasa selama program berlangsung.

“Keamanan dan kesehatan dari menu yang diberikan wajib diperhatikan agar tetap aman dikonsumsi oleh sasaran penerima program,” katanya.

Dengan koordinasi intensif bersama BGN, Pemkab Gunungkidul berharap penyaluran MBG selama Ramadan tetap lancar, aman, dan memenuhi standar gizi, sekaligus menyesuaikan kebutuhan penerima manfaat yang menjalankan ibadah puasa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Kemensos Buka Kanal Aduan Bansos dan PBI BPJS Kesehatan

Kemensos Buka Kanal Aduan Bansos dan PBI BPJS Kesehatan

News
| Jum'at, 13 Februari 2026, 15:27 WIB

Advertisement

Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan

Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan

Wisata
| Rabu, 11 Februari 2026, 21:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement