Pasar Tradisional di Kulonprogo Tertekan Perubahan Belanja Online
Pedagang Pasar Bendungan Kulonprogo mengeluh sepi pembeli akibat migrasi belanja masyarakat ke platform online.
Ilustrasi ASN - Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Sebanyak 121 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kulonprogo mengikuti tes kecakapan IT di MAN 2 Kulonprogo, Kamis (12/2/2026). Uji kompetensi digital ini menjadi bagian dari program peningkatan standar ASN dan dilaksanakan serentak di seluruh kantor Kemenag se-DIY.
Pelaksanaan tes tersebut digagas Kantor Wilayah Kemenag DIY sebagai langkah pemetaan kemampuan teknologi informasi ASN PPPK. Program ini tercatat sebagai terobosan pertama di Indonesia pada level Kanwil Kemenag, sekaligus menjadi model peningkatan kompetensi berbasis digital di tengah tuntutan efisiensi anggaran.
Kepala Kantor Wilayah Kemenag DIY, Ahmad Bahiej, mengapresiasi pelaksanaan peningkatan kecakapan IT tersebut. Menurutnya, inovasi ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan upaya konkret memperkuat kapasitas PPPK agar adaptif terhadap perkembangan teknologi.
"Harapan saya kegiatan ini akan menginspirasi provinsi lain dalam peningkatan standar kompetensi ASN," katanya kepada wartawan, Kamis (12/2/2026). Bahiej menyampaikan ini merupakan langkah screening untuk mengetahui kecakapan IT para ASN.
Ia menegaskan, di era digital seperti sekarang, ASN dituntut memiliki literasi dan kecakapan teknologi informasi yang memadai. ”Screening kecakapan IT PPPK tahap I dan II perlu dilakukaan karena untuk memetakan kecakapan mereka dalam menguasai IT. Program terobosan ini tercatat belum pernah dilakukan oleh instansi setaraf Kanwil Kemenag di Indonesia, apalagi dengan efisiensi anggaran yang masih harus diterima. Namun semangat untuk mengejar tuntutan standarisasi ASN ini tidak pernah luntur,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kulonprogo, Wahib Jamil, menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif Kanwil Kemenag DIY dalam pemetaan dan peningkatan kecakapan IT bagi ASN PPPK. Ia memastikan pelaksanaan tes di MAN 2 Kulonprogo telah dipersiapkan secara optimal, baik dari sisi perangkat maupun pelayanan kepada peserta.
"Kegiatan ini merupakan potret dari masing-masing ASN PPPK dalam memahami IT. Jika ternyata hasilnya di bawah ekspektasi, jangan menyerah dan terus berusaha belajar. Kanwil bersama Kemenag kabupaten/kota melalui kepegawaian siap memberikan mentor pelatihan, namun kami meminta para ASN PPPK juga berusaha secara mandiri meningkatkan kemampuannya," jelas Wahib.
Melalui tes IT PPPK Kemenag Kulonprogo ini, proses pemetaan kompetensi digital ASN di DIY diharapkan terus berlanjut pada tahap berikutnya seiring kebutuhan transformasi layanan berbasis teknologi di lingkungan Kementerian Agama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pedagang Pasar Bendungan Kulonprogo mengeluh sepi pembeli akibat migrasi belanja masyarakat ke platform online.
Mesir lolos ke 32 besar Piala Dunia 2026 usai imbang 1-1 lawan Iran. Gol Iran dianulir VAR di injury time.
PKB Sleman menggelar santunan anak yatim dan doa Asyura pada Muharam sebagai wujud kepedulian sosial serta memperkuat semangat berbagi kepada masyarakat.
Vivo X Fold 6 resmi rilis dengan kamera 200MP, baterai 7000 mAh, dan chip MediaTek. Ini spesifikasi lengkap dan harganya.
Gempa bumi tektonik kembali mengguncang wilayah selatan Jawa tepatnya Pacitan Jawa Timur pada Sabtu, 27 Juni 2026 sore.
Gempa Pacitan Magnitudo 5,6 terasa hingga DIY. Warga Banguntapan Bantul berhamburan keluar rumah, BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada.