BNNP DIY: Peredaran Pil Sapi Ancam Pelajar di Kulonprogo
BNNP DIY bersama Bandara YIA mengedukasi pelajar Kulonprogo tentang bahaya narkoba. Peredaran pil sapi disebut menjadi ancaman serius bagi generasi muda.
Calon penumpang masih banyak terlihat saat arus balik pasca-Lebaran pada Senin (10/6/2019) di Terminal Wates./Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Perhubungan (Dishub) Kulonprogo meningkatkan pengawasan terhadap fasilitas dan standar pelayanan di Terminal Ngeplang, Sentolo dan Terminal Brosot, Galur. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kenyamanan pengguna transportasi umum sekaligus mendukung upaya peningkatan minat masyarakat menggunakan angkutan umum.
Pemeriksaan dilakukan secara intensif setiap bulan melalui pemantauan lapangan dan evaluasi langsung terhadap kondisi sarana serta prasarana terminal. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga standar pelayanan publik di sektor transportasi tetap berjalan sesuai harapan masyarakat.
Kepala Sub Bagian Tata Usaha UPT Terminal Tipe C Dishub Kulonprogo, Huzaini Firdaus, mengatakan evaluasi tidak hanya berfokus pada aspek administratif, tetapi juga menyasar kualitas layanan yang dirasakan langsung oleh pengguna terminal.
Menurutnya, fasilitas yang terawat dan lingkungan yang bersih menjadi faktor penting dalam menciptakan rasa nyaman bagi penumpang maupun pelaku usaha transportasi yang beraktivitas di terminal.
“Fasilitas yang terawat dan lingkungan yang bersih adalah kunci utama agar masyarakat dan pelaku usaha merasa nyaman. Pengecekan berkala dilakukan karena itu krusial untuk memastikan standar pelayanan tidak menurun,” kata Huzaini, Rabu (5/8/2026).
Fokus pada Fasilitas Utama dan Penunjang
Dalam setiap evaluasi, petugas melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah fasilitas utama dan pendukung operasional terminal. Pengawasan mencakup area parkir angkutan umum, ruang tunggu penumpang, fasilitas sanitasi, hingga fungsi pos Tempat Pemungutan Retribusi (TPR).
Kondisi fisik bangunan dan lingkungan terminal juga menjadi bagian dari penilaian untuk memastikan tidak ada fasilitas yang mengalami kerusakan maupun penurunan fungsi yang dapat mengganggu pelayanan kepada masyarakat.
Menurut Huzaini, pemeliharaan fasilitas yang konsisten merupakan salah satu cara untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi umum.
Selain itu, terminal yang bersih dan tertata dinilai mampu memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman bagi penumpang serta mendukung aktivitas operasional para pengemudi angkutan umum.
Tingkatkan Responsivitas Petugas
Tidak hanya berfokus pada sarana fisik, Dishub Kulonprogo juga memberikan perhatian terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia yang bertugas di lapangan.
Petugas terminal dibekali arahan agar lebih responsif dalam menangani berbagai kebutuhan masyarakat dan mampu memberikan pelayanan yang ramah serta profesional.
Pendekatan tersebut diharapkan dapat menciptakan suasana terminal yang lebih nyaman dan kondusif, sekaligus meningkatkan kepuasan pengguna layanan transportasi umum.
Kepala Dishub Kulonprogo, Ariadi, menegaskan bahwa pelayanan transportasi publik memiliki dampak langsung terhadap persepsi masyarakat terhadap kinerja pemerintah.
Karena itu, seluruh personel yang bertugas di terminal diminta untuk menjaga kualitas pelayanan dan memastikan seluruh fasilitas yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal.
“Pekerjaan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan dedikasi. Pelayanan harus cepat, tepat, dan ramah karena kepuasan masyarakat adalah tolok ukur kinerja kita,” ujar Ariadi.
Dorong Minat Masyarakat Menggunakan Transportasi Umum
Menurut Ariadi, peningkatan kualitas fasilitas dan pelayanan terminal merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk mendorong masyarakat lebih banyak menggunakan transportasi umum dibanding kendaraan pribadi.
Terminal yang bersih, aman, dan nyaman diyakini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan angkutan umum sehingga mobilitas warga menjadi lebih efisien.
Melalui evaluasi berkala, perbaikan fasilitas, serta peningkatan kualitas pelayanan petugas, Dishub Kulonprogo berharap dapat menghadirkan sistem transportasi lokal yang semakin andal dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.
Komitmen tersebut juga menjadi bagian dari upaya menciptakan ekosistem transportasi publik yang aman, nyaman, dan berkelanjutan di wilayah Kulonprogo, seiring meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat dari waktu ke waktu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BNNP DIY bersama Bandara YIA mengedukasi pelajar Kulonprogo tentang bahaya narkoba. Peredaran pil sapi disebut menjadi ancaman serius bagi generasi muda.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 6 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.
Siswa belum terdaftar PIP 2026 bisa mengajukan via sekolah. Simak syarat, dokumen, dan besaran bantuan SD Rp450 ribu hingga SMA Rp1,8 juta.
Sisa roket Falcon 9 milik SpaceX menghantam Bulan dekat Kawah Einstein. NASA dan ilmuwan dunia kini memburu kawah baru yang terbentuk untuk kepentingan peneliti
DPRD Bantul mewajibkan seluruh SPPG Program Makan Bergizi Gratis mengantongi SLHS. Pemkab juga membentuk Satgas MBG beranggotakan 48 personel untuk memperketat
Gol Federico Dimarco dibalas penalti Christopher Nkunku. Derby AC Milan vs Inter Milan di Australia berakhir 1-1. Simak jalannya pertandingan.