Advertisement

Strategi Pemkab Sleman Jaga Harga Pangan Ramadan

Catur Dwi Janati
Jum'at, 13 Februari 2026 - 09:57 WIB
Sunartono
Strategi Pemkab Sleman Jaga Harga Pangan Ramadan Salah satu pedagang sembako / Harian Jogja.

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Pemkab Sleman menyiapkan strategi pengendalian harga pangan Ramadan dan Idulfitri guna menjaga stabilitas pasokan serta keterjangkauan harga bagi masyarakat. Sejumlah langkah antisipatif dilakukan untuk mencegah lonjakan harga bahan pokok menjelang hari besar keagamaan.

Pemantauan intensif telah dilakukan di pasar tradisional maupun pasar modern untuk memastikan ketersediaan kebutuhan pokok dan barang penting tetap aman. Upaya ini melibatkan lintas instansi sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas harga pangan Ramadan di Kabupaten Sleman.

Advertisement

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman, Heri Setyawati, menjelaskan bahwa langkah tersebut dilakukan bersama instansi terkait dalam rangka menyambut Ramadan.

"Untuk memastikan bahwa jumlah kebutuhan pokok dan juga kebutuhan penting di Kabupaten Sleman itu mencukupi. Kemudian harganya juga stabil, terkendali, terjangkau oleh masyarakat," tutur Heri pada Kamis (12/2/2026).

Selanjutnya, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sleman akan mengintensifkan pemantauan harga dan pasokan harian melalui sistem informasi harga pangan sebagai early warning system. Dengan deteksi dini terhadap potensi kenaikan harga, intervensi dapat dilakukan lebih cepat dan terukur sebelum menimbulkan gejolak di pasar.

Selain bahan pangan, Pemkab Sleman juga memantau distribusi gas elpiji. Bahkan menjelang libur Imlek, TPID telah mengajukan permintaan tambahan kuota elpiji kepada PT Pertamina guna memastikan pasokan energi rumah tangga tetap aman.

Tak hanya melakukan pengawasan, TPID Kabupaten Sleman juga menyiapkan operasi pasar. Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sleman akan menggelar kegiatan tersebut melalui dukungan APBD maupun anggaran lainnya sebagai langkah konkret menjaga keterjangkauan harga di pasar-pasar utama.

"Di bulan Maret dari Perindag akan melaksanakan pasar murah yang itu akan menyasar ke beberapa pasar di Kabupaten Sleman. Untuk memastikan bahwa masyarakat itu bisa memperoleh harga yang tidak melampaui dari yang sudah ditetapkan oleh pemerintah," ujar Heri.

"Termasuk juga untuk memastikan bahwa memang kebutuhan masyarakat itu semuanya bisa tercukupi dengan jumlahnya," imbuhnya.

Di akhir, Heri mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying menjelang Ramadan maupun Idulfitri.

"Kami mengimbau kepada masyarakat luas agar tidak melaksanakan panic buying. Berbelanja dengan bijaksana seperlunya saja karena memang stok di pasaran itu semuanya bisa aman," tukasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

BBC Pangkas Anggaran 10 Persen, PHK Tak Terhindarkan

BBC Pangkas Anggaran 10 Persen, PHK Tak Terhindarkan

News
| Jum'at, 13 Februari 2026, 10:37 WIB

Advertisement

Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan

Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan

Wisata
| Rabu, 11 Februari 2026, 21:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement