Partisipasi Pilur Bantul 73,7 Persen, DPMK Siapkan Evaluasi Jelang 2028
Partisipasi Pilur Serentak 2026 Bantul mencapai 73,7%. DPMK menyiapkan evaluasi dan sosialisasi untuk meningkatkan partisipasi pada 2028.
Suasana Jembatan Kretek 2 yang steril dari pedagang kaki lima untuk memperlancar arus alternatif mudik di Bantul, Minggu (23/4/2023). - Harian Jogja/Yosef Leon
Harianjogja.com, BANTUL — Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul menyiapkan langkah pengamanan selama Ramadan hingga arus mudik dan balik Lebaran 2026. Pengamanan dilakukan melalui kolaborasi lintas instansi, termasuk kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Kepala Dishub Bantul, Singgih Riyadi, mengatakan selama Ramadan pihaknya akan mendukung kegiatan safari Ramadan yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul.
“Kalau kami dari Dishub nanti berkolaborasi dengan tim safari Ramadan Pemda Bantul. Jadi ada 20 masjid yang direncanakan untuk safari Ramadan, nanti kita membantu pengamanan di sana bersama kepolisian dan Satpol PP,” kata Singgih, Rabu (11/2/2026).
Ia menjelaskan, selain mendukung kelancaran dan keamanan kegiatan masyarakat selama Ramadan, Dishub tidak menyiapkan program khusus lainnya.
Pengamanan Arus Mudik Dimulai H-7 Lebaran
Dishub Bantul juga mulai mematangkan persiapan pengamanan arus mudik Lebaran. Rencananya, pengamanan dimulai paling lambat satu minggu sebelum Lebaran dan berlangsung hingga dua minggu setelah Hari Raya.
“Nanti setelah Ramadan, paling lambat satu minggu sebelum Lebaran, kita ada pengamanan untuk arus mudik sampai dua minggu setelah Lebaran,” ujarnya.
Pengamanan akan difokuskan pada sejumlah titik rawan kemacetan, terutama pintu masuk wilayah Bantul. Beberapa lokasi yang menjadi perhatian antara lain Sedayu, Srandakan, serta Jalur Lintas Selatan (JLS).
“Pengamanannya nanti di titik-titik yang rawan kemacetan dari arus mudik. Kalau dari pintu masuk Bantul itu ada di Sedayu, kemudian Srandakan, kemudian Jalur Lintas Selatan,” jelas Singgih.
Ramp Check Fokus Bus dan Kawasan Wisata
Terkait pemeriksaan kelaikan kendaraan atau ramp check, Dishub Bantul akan menggelarnya saat momentum libur panjang, terutama di kawasan objek wisata. Sementara menjelang Lebaran, pemeriksaan lebih difokuskan pada armada bus yang beroperasi di wilayah Bantul.
“Ramp check nanti kita lakukan saat event-event liburan, biasanya di objek wisata. Kalau menjelang Lebaran itu fokus ke bus-bus yang ada di Bantul,” katanya.
Imbauan Keselamatan bagi Pengguna Jalan
Singgih juga mengimbau masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan selama Ramadan, khususnya saat berkendara. Ia meminta pengguna jalan memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum bepergian.
“Untuk seluruh masyarakat dalam menghadapi event Ramadan ini, selain meningkatkan ibadah, bagi pemakai jalan tetap mematuhi rambu-rambu, memastikan kondisi kendaraan dan kondisi badan dalam keadaan baik, sehingga perjalanan dapat berjalan lancar dan selamat sampai tujuan,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Partisipasi Pilur Serentak 2026 Bantul mencapai 73,7%. DPMK menyiapkan evaluasi dan sosialisasi untuk meningkatkan partisipasi pada 2028.
PBB mendesak penyelidikan serangan berulang di Bandara Internasional Riyadh yang dilaporkan menewaskan 13 orang dan melukai 320 lainnya.
Disdikpora DIY menunggu aturan resmi soal wacana siswa tidak otomatis naik kelas mulai 2027 dan menekankan penilaian objektif serta pendampingan belajar.
Uni Eropa dan China menyepakati aturan perdagangan untuk mengendalikan ekspor mobil listrik, mempermudah ekspor tanah jarang, dan menekan defisit dagang.
Harga minyak Brent turun ke US$106,04 per barel seiring prospek pasokan diesel Rusia, di tengah kontroversi impor bahan bakar di AS.
Lebih dari 200 orang dilaporkan tewas dalam serangan udara di tambang emas Sudan dekat perbatasan Mesir. Pemerintah memerintahkan penyelidikan.