Advertisement
Rektor UIN Sunan Kalijaga: Alumni Harus Jadi Solusi Bangsa
Wisuda UIN Sunan Kalijaga lepas 410 lulusan. Rektor tekankan alumni jadi solusi bangsa dan berkontribusi nyata bagi masyarakat. - Istimewa.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Rektor UIN Sunan Kalijaga Prof. Noorhaidi Hasan menegaskan para alumni kampus tersebut telah menorehkan jejak di berbagai lini kehidupan, mulai dari birokrasi, pendidikan, riset, hingga sektor sosial-keagamaan. Lebih dari sekadar menempati posisi strategis, kontribusi mereka dinilai menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat luas.
Dalam pandangannya, capaian itu tidak lahir semata-mata dari kecerdasan akademik. Ia menyebut keberhasilan para lulusan merupakan buah dari semangat perjuangan serta kerja keras yang terus dipelihara sejak masih berstatus mahasiswa.
Advertisement
Prof. Noorhaidi juga menekankan bahwa asal-usul bukanlah batas bagi masa depan seseorang. Tumbuh jauh dari pusat kemajuan, bahkan dari wilayah yang berjarak ratusan kilometer dari kota besar, bukan alasan untuk merasa rendah diri. Menurutnya, keterbatasan geografis maupun sosial justru dapat menjadi titik awal untuk berkembang. Dengan ketekunan, kesungguhan, dan konsistensi dalam belajar serta bekerja, setiap individu memiliki peluang yang sama untuk mengubah jalan hidupnya, melampaui sekat geografis, serta menghadirkan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat.
Ia menegaskan komitmen UIN Sunan Kalijaga untuk terus bertransformasi menjadi kampus terkemuka dan bereputasi global. Transformasi itu diwujudkan melalui pembaruan kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan tantangan zaman, sehingga mampu menjawab persoalan sains serta fenomena keilmuan kontemporer.
"Capaian akademik tidak boleh berhenti sebagai kebanggaan personal atau tersimpan di menara gading. Ilmu dan kerja keras yang ditempa selama masa studi, tegasnya, harus diturunkan ke tengah masyarakat dalam bentuk kontribusi nyata yang dirasakan manfaatnya," katanya dalam wisuda, Kamis (12/2/2026).
Di tengah perubahan dunia yang bergerak cepat, Prof. Noorhaidi berpesan agar para lulusan tidak berhenti berikhtiar dan terus menumbuhkan inisiatif, bahkan dari langkah-langkah sederhana. Keberhasilan besar yang tampak hari ini, menurutnya, kerap berawal dari upaya kecil yang dijalankan secara konsisten dan penuh kesungguhan. Meski dunia dipenuhi tantangan, ia optimistis dengan inisiatif dan kerja keras, setiap individu tetap mampu bertahan, tumbuh, dan menunjukkan eksistensinya.
“Kalian adalah generasi yang akan melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan bangsa ini. Indonesia masih membutuhkan kontribusi nyata di bidang ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Di tangan kalian, arah dan kualitas masa depan negeri ini akan ditentukan,” katanya.
Sejalan dengan itu, UIN Sunan Kalijaga berkomitmen bergerak selaras dengan agenda pembangunan nasional, memastikan para lulusannya hadir sebagai bagian dari solusi bagi masa depan bangsa.
Mewakili wisudawan, Shinta Ath Thariq Apriari menyampaikan bahwa wisuda bukan sekadar seremoni kelulusan, melainkan tentang proses panjang yang dilalui. “Wisuda ini adalah tentang kesabaran, ketekunan, dan keberanian untuk terus melangkah. Dari keraguanlah ilmu pengetahuan tumbuh. Bukan dari merasa paling tahu, tetapi dari kemauan untuk mendengarkan dan mencari,” ujarnya.
Sebanyak 410 lulusan kini kembali ke tengah masyarakat dengan gelar baru sekaligus tanggung jawab yang lebih besar. Bagi kampus, wisuda menjadi penanda berakhirnya proses akademik. Namun bagi para lulusan, momentum tersebut justru menandai awal peran berikutnya di ruang-ruang pengabdian, pengembangan ilmu, serta kontribusi nyata yang dinantikan masyarakat.
Sebanyak 410 lulusan dikukuhkan dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda Periode II Tahun Akademik 2025/2026 hari kedua, Kamis (12/2/2026), di Gedung Multipurpose UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang dibuka secara langsung oleh Sekretaris Senat Universitas, Prof. Dr. Maragustam.
Mereka berasal dari Fakultas Dakwah dan Komunikasi sebanyak 83 orang, terdiri atas 73 lulusan S1 dan 10 lulusan S2. Fakultas Syariah dan Hukum meluluskan 132 orang dengan rincian 77 lulusan S1, 50 lulusan S2, dan 5 lulusan S3. Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora meluluskan 90 orang. Sementara Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam mengukuhkan 105 lulusan, terdiri atas 81 lulusan S1 dan 24 lulusan S2.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan
Advertisement
Berita Populer
- Satpol PP Bantul Copot 524 Reklame Ilegal
- Delegasi Lima Negara Belajar Mitigasi Bencana di Tirtohargo Bantul
- Masjid Jogokariyan Siap Tekan Produksi Sampah dari Takjil Ramadan
- 9 Tahun Merawat Anak Lumpuh, Ibu Bertahan Menulis 32 Novel Digital
- Diskominfo Latih Kelompok Masyarakat Gunungkidul Jadi Jurnalis Warga
Advertisement
Advertisement







