Ratusan Pelajar Diajak Aman Berlalu Lintas

Media Digital
Media Digital Jum'at, 04 Agustus 2023 22:57 WIB
Ratusan Pelajar Diajak Aman Berlalu Lintas

Sejumlah pelajar saat mengikuti pelatihan Safety Riding kolaborasi dengan Astra Motor Yogyakarta dan Polresta setempat pada Jumat (4/8/2023)./Dok-Ist

JOGJA—YPA-MDR menyelenggarakan pelatihan Safety Riding kolaborasi dengan Astra Motor Yogyakarta dan Polresta setempat pada Jumat (4/8/2023). Sebanyak 120 murid binaan tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dihadirkan di kantor Astra Safety Riding. 

Ketua Pengurus YPA-MDR Gunawan Salim mengatakan, pelatihan ini akan membantu peserta menguasai keterampilan berlalu lintas yang tepat serta memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya mengutamakan keamanan berkendara dan berlalu lintas.

Tidak hanya sekadar teori dan simulasi, pelatihan ini dipraktikkan langsung di lapangan dengan panduan para Master Trainer yang berpengalaman. Peserta akan diajak untuk berlatih dalam berbagai situasi lalu lintas, sehingga siswa memperoleh wawasan tentang bagaimana mengatasi tantangan-tantangan di jalan, dan mengambil tindakan pencegahan yang sesuai.

"Pelatihan aman berlalu lintas kami selenggarakan untuk memberikan wawasan mendalam serta latihan konkret bagi siswa binaan, sehingga mereka bisa menjadi pengendara yang lebih memahami rambu lalu lintas dan menerapkan aman berlalu lintas," katanya. 

Baca juga: 1.200 Anak Difabel di DIY Tidak Sekolah, Jarak Rumah Terlalu Jauh

Kegiatan ini menjadi bentuk nyata dukungan YPA-MDR untuk tercapainya Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia dalam hal mengurangi jumlah fatalitas global yang disebabkan dari kecelakaan lalu lintas. 

YPA-MDR berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam memajukan pendidikan Indonesia di wilayah tertinggal melalui pola pembinaan empat pilar yaitu akademi, karakter, seni budaya dan kecakapan hidup yang adaptif, innovatif dan berdampak. Hingga saat ini pembinaan sudah dilakukan kepada 2.225 guru dan 30.491 siswa. 

"Dengan adanya program bantuan pendidikan YPA-MDR telah menyentuh 136 sekolah jenjang SD, SMP dan SMK sebagai konsep Sekolah Eskalator dan tersebar di 15 Kabupaten  yang berada di Provinsi Lampung, Banten, Jawa Barat, DIY, Jawa Timur, Kalimantan Tengah dan Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Timur," jelasnya. 

Safety Riding & Community Supervisor Astra Motor Yogyakarta Muhammad Ali Iqbal menyatakan, pengendara tidak boleh meremehkan saat berkendara di jalan raya. Apalagi bagi para pelajar yang masa depannya masih panjang. Jangan sampai akibat kecelakaan lalu lintas masa depan jadi terhambat  

"Saat di jalan harus tetap hati-hati karena banyak pengendara lain yang harus saling menjaga ketertiban dan keamanan lalu lintas," katanya. 

Sementara Kanit Kamsel Satlantas Polresta Jogja Buang Tianto menyatakan, seharusnya bagi yang belum memiliki SIM tidak diperbolehkan mengendarai kendaraan bermotor. Namun dalam keadaan darurat biasanya orang tua ataupun sekolah mengizinkan siswanya untuk mengendarai sepeda motor saat ke sekolah. 

"Saat ini para pelajar sudah mampu untuk mengendarai sepeda motor, tetapi secara emosional masih labil, masih belum bisa mengontrol emosinya dengan baik. Oleh sebab itu kami menghimbau untuk tetap jaga aturan ketertiban lalu lintas," pungkasnya. (BC)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Bernadheta Dian Saraswati
Bernadheta Dian Saraswati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online