Wisman ke YIA Naik 12 Persen, Pemda DIY Bidik Pasar Baru
Kunjungan wisman ke YIA mencapai 13.876 pada Agustus 2026. Pemda DIY membidik pasar baru dan menjajaki sejumlah rute langsung.
Aktivitas jual beli hewan ternak di Pasar Hewan Siyonoharjo di Kalurahan Logandeng, Playen, Kamis (7/5). Harian Jogja/David Kurniawan.
Harianjogja.com, JOGJA—Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pemerintah Daerah (Pemda) DIY memastikan kondisi pasokan pangan pokok dan hewan kurban dalam kondisi aman dan terkendali. Masyarakat pun diminta tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan yang berpotensi memicu lonjakan harga.
Langkah antisipasi ini dilakukan melalui pemantauan intensif oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) DIY yang menyasar lima kabupaten/kota. Fokus utama pengawasan meliputi ketersediaan stok, stabilitas harga, hingga kesehatan hewan kurban yang akan diperjualbelikan.
Mewakili Sekretaris Daerah DIY, Kepala Dinas PUPESDM DIY, Anna Rina Herbranti, menegaskan bahwa hasil pemantauan menunjukkan ketersediaan hewan kurban berada dalam kondisi mencukupi. Situasi ini dinilai mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga hari raya.
“Stok hewan kurban di DIY aman. Masyarakat tidak perlu khawatir atau membeli secara berlebihan,” ujarnya dalam konferensi pers di Kompleks Kepatihan, Jogja.
Selain menjamin stok, Pemda DIY juga memperketat pengawasan kesehatan hewan. Setiap hewan kurban wajib melalui pemeriksaan veteriner dan dilengkapi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH). Langkah ini dilakukan untuk memastikan hewan yang beredar layak dan aman dikonsumsi.
Di sisi lain, Kepala Biro Perekonomian dan SDA Setda DIY, Eling Priswanto, mengungkapkan bahwa harga hewan kurban relatif stabil meski permintaan mulai meningkat. Kenaikan harga yang terjadi masih dalam batas wajar dan terkendali.
“Distribusi berjalan lancar, stok cukup, dan harga masih stabil. Ini hasil pemantauan langsung di peternakan, pasar hewan, hingga kelompok ternak,” jelasnya.
Pengawasan juga diperkuat melalui vaksinasi, pemeriksaan rutin, serta kontrol di titik penjualan untuk mencegah penyebaran penyakit hewan.
Sementara itu, dari sisi makro ekonomi, Bank Indonesia (BI) DIY memastikan inflasi daerah tetap terkendali menjelang Iduladha. Meski terdapat fluktuasi pada beberapa komoditas pangan, angkanya masih berada dalam target yang aman.
Deputi Kepala Perwakilan BI DIY, Hermanto, menyebut sinergi antara BI dan TPID terus diperkuat, termasuk melalui optimalisasi distribusi pangan dan edukasi belanja bijak kepada masyarakat.
Dengan kondisi pasokan yang terjaga, harga stabil, dan inflasi terkendali, Pemda DIY optimistis perayaan Iduladha tahun ini dapat berlangsung lancar tanpa gejolak signifikan di sektor pangan maupun peternakan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kunjungan wisman ke YIA mencapai 13.876 pada Agustus 2026. Pemda DIY membidik pasar baru dan menjajaki sejumlah rute langsung.
BK DPRD Bantul menyatakan belum ada laporan pelanggaran berat anggota dewan sepanjang 2024-2026. Pelanggaran masih sebatas administrasi.
MK menilai gugatan syarat administrasi Gibran tidak relevan dan telah melampaui tahapan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2024.
Pew Research Center mencatat 10 negara dengan proporsi warga yang tidak berdoa setiap hari. Swedia tertinggi, disusul Hungaria dan Jerman.
Pematangan lahan PSEL Piyungan dimulai Oktober 2026 dan ditargetkan rampung Desember sebelum pembangunan fisik dimulai.
Empat WNI korban pembajakan kapal MT Honour 25 oleh perompak Somalia dipulangkan ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta.