Uji Coba Kelok 23 Gunungkidul-Bantul Berakhir, Ini Penentu Dibuka untuk Umum
Kelok 23 ramai dijajal pengendara pada hari terakhir uji coba. Evaluasi dilakukan 21 September untuk menentukan kelayakan dibuka untuk umum.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Pelaksanaan Iduladha 2026 di Bantul mencatat lonjakan jumlah hewan kurban yang cukup signifikan. Berdasarkan hasil pendataan sementara atau quick count dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bantul hingga 27 Mei 2026, total hewan kurban yang telah disembelih mencapai 26.245 ekor.
Jumlah tersebut tersebar di 2.069 titik penyembelihan di seluruh wilayah Bantul. Kepala DKPP Bantul, Joko Waluyo, mengungkapkan bahwa hewan kurban tahun ini masih didominasi oleh domba, disusul sapi dan kambing.
“Data sementara sampai 27 Mei 2026, sapi yang dipotong sebanyak 6.108 ekor, kambing 5.418 ekor, dan domba 14.719 ekor,” kata Joko, Kamis (28/5/2026).
Tingginya jumlah hewan kurban ini mencerminkan antusiasme masyarakat dalam menjalankan ibadah sekaligus meningkatnya kemampuan ekonomi warga. Namun di sisi lain, DKPP juga menemukan sejumlah catatan penting terkait kesehatan hewan kurban.
Dari hasil pemeriksaan organ dalam, petugas menemukan kasus Fascioliasis atau cacing hati pada beberapa hewan. Temuan tersebut terdiri dari 330 kasus pada sapi, 30 kasus pada kambing, dan 106 kasus pada domba.
Meski demikian, Joko memastikan kondisi tersebut tidak memengaruhi kualitas daging secara keseluruhan. Bagian hati yang terindikasi cacing langsung dipisahkan dan dimusnahkan agar tidak dikonsumsi masyarakat.
“Kalau ada hati yang terkena fasciola langsung diafkir. Dagingnya tetap aman selama hasil pemeriksaan tidak ditemukan gangguan lain,” ujarnya.
Untuk menjamin keamanan pangan, DKPP Bantul telah menerjunkan tim pemeriksa kesehatan hewan sejak malam takbiran hingga hari tasyrik. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kondisi fisik hewan sebelum disembelih hingga pengecekan organ dalam setelah pemotongan.
Selain itu, petugas juga memberikan edukasi kepada panitia kurban di setiap lokasi agar memperhatikan standar kebersihan, terutama dalam pengelolaan limbah. Penanganan limbah yang tidak tepat dikhawatirkan dapat menimbulkan pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan.
“Yang penting kebersihan tetap dijaga, limbah jangan dibuang sembarangan supaya lingkungan tetap sehat,” kata Joko.
DKPP memastikan proses pendataan masih terus berlangsung seiring laporan dari lapangan yang terus masuk. Jumlah total hewan kurban di Bantul pada Iduladha 2026 diperkirakan masih akan bertambah hingga seluruh proses penyembelihan selesai.
Dengan pengawasan ketat serta keterlibatan berbagai pihak, pemerintah berharap pelaksanaan kurban tahun ini tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga aman, sehat, dan sesuai syariat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kelok 23 ramai dijajal pengendara pada hari terakhir uji coba. Evaluasi dilakukan 21 September untuk menentukan kelayakan dibuka untuk umum.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 11 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal lengkap dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 11 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan. Simak jadwal Palur, Klaten, Lempuyangan hingga Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 11 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak waktu berangkat, rute, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Arsenal bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Leeds United 2-1. Gol Riccardo Calafiori dan Bruno Guimarães memastikan tiga poin bagi The Gunners.
Donald Trump mengkritik keputusan Nobel Perdamaian 2026 yang diberikan kepada Navi Pillay dan menyebut keputusan itu mencoreng Norwegia.