Raperda Toko Swalayan Bantul Dibahas Lagi, Ini Isinya
Raperda toko swalayan Bantul kembali dibahas, fokus atur jarak, izin, dan perlindungan UMKM agar usaha tetap seimbang.
Seragam sekolah SD dan SMP - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, BANTUL — Kabar baik bagi siswa baru di Kabupaten Bantul. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul memastikan bantuan seragam sekolah gratis untuk tahun ajaran 2026/2027 segera dibagikan mulai pekan depan.
Program ini ditujukan khusus bagi peserta didik baru di jenjang SD/MI dan SMP/MTs yang telah resmi diterima melalui PPDB 2026 dan melakukan daftar ulang. Pemkab menargetkan bantuan sudah diterima siswa sejak hari pertama masuk sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Bantul, Nugroho Eko Setyanto, menjelaskan bantuan diberikan dalam bentuk kain seragam, bukan pakaian jadi. Hal ini bertujuan agar orang tua dapat menyesuaikan ukuran dengan kebutuhan anak.
“Bantuannya berupa kain seragam, jumlahnya sesuai dengan siswa baru yang sudah daftar ulang,” ujarnya, Rabu (8/7/2026).
Fokus untuk Siswa Baru
Nugroho menegaskan program ini hanya diperuntukkan bagi siswa baru, yakni kelas I SD dan MI serta kelas VII SMP dan MTs. Dengan demikian, bantuan tidak diberikan kepada siswa lama.
Saat ini, proses pengadaan masih berlangsung dan Disdikpora tengah memfinalisasi jumlah penerima berdasarkan data terbaru dari masing-masing sekolah.
“Kami upayakan secepat mungkin. Targetnya hari pertama masuk sekolah bantuan sudah diterima siswa,” katanya.
Sekolah Dilarang Jual Seragam
Selain memastikan distribusi berjalan cepat, Pemkab Bantul juga kembali menegaskan larangan bagi sekolah maupun komite sekolah untuk menjual seragam atau bahan seragam kepada siswa baru.
Larangan tersebut akan dituangkan dalam surat edaran resmi yang saat ini sedang dalam proses penandatanganan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul.
“Intinya, sekolah dan komite tidak diperkenankan menjual seragam atau bahan seragam dalam bentuk apa pun,” tegas Nugroho.
Pemkab Bantul juga tidak akan segan memberikan sanksi jika ditemukan pelanggaran. Meski begitu, hingga saat ini belum ada laporan terkait praktik penjualan seragam oleh sekolah pada tahun ajaran sebelumnya.
Distribusi Dimulai Senin
Sementara itu, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih memastikan penyaluran bantuan akan segera dimulai dalam waktu dekat. Distribusi awal direncanakan berlangsung pada Senin mendatang dan menyasar seluruh siswa baru di jenjang pendidikan dasar.
“Untuk sementara kita jadwalkan hari Senin. Ini akan segera dibagikan dalam waktu dekat,” kata Halim.
Dengan adanya program ini, diharapkan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan sekolah anak dapat berkurang, sekaligus memastikan seluruh siswa dapat memulai tahun ajaran baru dengan lebih siap.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Raperda toko swalayan Bantul kembali dibahas, fokus atur jarak, izin, dan perlindungan UMKM agar usaha tetap seimbang.
Bank Mandiri memperkuat keamanan transaksi digital melalui sistem proteksi berlapis untuk menjaga kenyamanan dan data nasabah.
Prabowo dan Narendra Modi meluncurkan kolaborasi Indonesia-India untuk konservasi Candi Prambanan, termasuk revitalisasi candi perwara.
Penumpang andong Malioboro naik saat libur sekolah 2026, namun belum menyamai tahun lalu akibat daya beli masyarakat yang masih melemah.
Kejagung menetapkan tiga tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola pertambangan PT PMM terkait manipulasi kandungan logam tanah jarang.
Presiden Prabowo Subianto dan PM India Narendra Modi meninjau Candi Prambanan, melihat konservasi candi, dan menyapa umat Hindu.