Wakil Ketua DPRD DIY Soroti Literasi di Tengah Banjir Informasi
Bedah buku Pariwisata Kontemporer Indonesia di Jogja membahas perkembangan pariwisata, literasi digital, inovasi, dan tantangan industri di era teknologi.
Purwiati (kedua dari kiri) dan Rain Rosidi (pertama dari kiri) dalam jumpa pers Nandur Srawung X di TBY, Senin (14/8/2023)./Harian Jogja-Stefani Yuliandriani
JOGJA—Gelaran Nandur Srawung X bertajuk Habitat: Loka Carita akan digelar di Taman Budaya Yogyakarta (TBY) pada 15-28 Agustus 2023. Untuk tahun ini, salah satu program Nandur Srawung adalah residensi seni di lima titik di DIY.
Kepala TBY, Purwiati menyampaikan dalam penyelenggaraan Nandur Srawung X, TBY berupaya memberikan wadah bagi para seniman untuk memamerkan karyanya. Sesuai tupoksi sebagai laboratorium seni budaya, pameran, pengembangan seni budaya, kami memberikan ruang yang seluas-luasnya untuk seniman. Kami juga memberikan ruang kreatif untuk teman-teman seni rupa. Ini tidak hanya seniman lokal, juga seniman internasional,” katanya di TBY, Senin (14/8/2023).
Kurator Nandung Srawung X, Rain Rosidi menyampaikan tema gelaran tahun ini merujuk pada habitat sebagai lingkungan tempat tinggal dari suatu organisme atau populasi organisme tertentu.
BACA JUGA: TBY Merevitalisasi Seni Oglek di Kulonprogo
Sementara konsep loka, kata dia, merujuk pada tempat atau lokasi tertentu dalam kebudayaan atau masyarakat tertentu. Adapun, carita merujuk pada salah satu bentuk sastra lisan tradisional Indonesia yang berasal dari masyarakat Jawa.
“Penerapan konsep Habitat: Loka Carita dalam pameran seni rupa ini akan mencangkup beberapa aspek yaitu eksplorasi gagasan mengenai kesadaran akan habitat kehidupan yang sehat, aman, dan inklusif melalui pengamatan dan penyelidikan atas situs dan narasi yang muncul di seputarnya,” katanya.
Dalam Nandur Srawung X, kata Rain, akan ada program Nandur Gawe, yakni residensi seni di lima situs di DIY, yakni Kampung Ketandan, Pesanggrahan Ambarrukmo, Pohon Resan, Makam Seniman Giri Sapto, dan Cagar Budaya Bulurejo.
“Dari program residensi seni yang tersebut seniman akan mendapatkan pengalaman riset, memahami warisan budaya, dan menciptakan karya seni yang berkaitan dengan tema pameran sekaligus mengenai situs residensi masing-masing,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bedah buku Pariwisata Kontemporer Indonesia di Jogja membahas perkembangan pariwisata, literasi digital, inovasi, dan tantangan industri di era teknologi.
Veda Ega Pratama finis ke-11 di Moto3 GP Jepang 2026 dan meraih lima poin. Ia kini mengoleksi 105 poin di klasemen.
BGN mengakhiri moratorium aktivasi dapur dan mengaktifkan 480 SPPG. Total SPPG yang beroperasi kini mencapai 27.022 unit.
KWT Mekar Lestari Kulonprogo memanfaatkan pekarangan untuk pertanian, pangan, dan ekonomi warga hingga meraih penghargaan inovasi lahan terbatas.
Thailand vs Indonesia tersaji di final FIFA ASEAN Cup 2026. Anthony Hudson antusias menghadapi John Herdman di SUGBK Jakarta.
Remaja di Sragen ditembak airsoft gun hingga terluka. Pelaku kemudian dikeroyok dan dirawat di RSSP Sragen. Polisi masih menyelidiki.