Taru Martani Bantah Tak Terapkan SUSU, Ini Hasil Pemeriksaan Disnakertrans DIY
PT Taru Martani membantah tak menerapkan SUSU. Manajemen menyebut pemeriksaan Disnakertrans DIY tak menemukan pelanggaran norma ketenagakerjaan.
Sejumlah pengunjung sedang menikmati wahana foto di destinasi Teras Kaca di Kalurahan Girikarto, Panggang. Jumat (30/6/2023)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY melaporkan prakiraan cuaca sepanjang Senin (11/9/2023) dari pagi, sore hingga malam.
Sebagian wilayah di DIY diprediksi cerah pada siang hari dan berawan mulai pagi dan malam hari. Kondisi tersebut diperkirakan terjadi untuk wilayah Jogja, Sleman, Bantul, Kulonprogo dan Gunungkidul.
BACA JUGA: Penyebab Gempa Maroko Mematikan yang Telan Ribuan Korban Jiwa
Berikut ini prakiraan cuaca DIY pada Senin ini dikutip dari laman bmkg.go.id:
1. Bantul
Pagi: berawan tebal
Siang: cerah berawan
Malam: berawan
2. Sleman
Pagi: berawan
Siang: cerah berawan
Malam: berawan
3. Wates
Pagi: berawan
Siang: cerah berawan
Malam: berawan
4. Gunungkidul
Pagi: cerah berawan
Siang: cerah
Malam: berawan
5. Kota Jogja
Pagi: berawan
Siang: Cerah berawan
Malam: berawan
Itulah prakiraan cuaca DIY pada hari ini, Senin (11/9/2023).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PT Taru Martani membantah tak menerapkan SUSU. Manajemen menyebut pemeriksaan Disnakertrans DIY tak menemukan pelanggaran norma ketenagakerjaan.
Harga pangan terbaru PIHPS Nasional mencatat cabai merah keriting Rp118.150 per kg. Simak daftar harga komoditas pangan lainnya.
Pilur 2027 Gunungkidul akan digelar serentak di 55 kalurahan. Pemkab mulai mengkaji kebutuhan anggaran untuk pelaksanaan pemilihan.
Final FIFA ASEAN Cup 2026 mempertemukan Indonesia vs Thailand. Simak prediksi line up, jadwal dan link live streaming pukul 20.00 WIB.
Prabowo memimpin upacara HUT ke-81 TNI di Mabes TNI. Sejumlah satuan baru akan diresmikan dan komandan satuan dikukuhkan.
Mensos Saifullah Yusuf menargetkan 50 persen penduduk Indonesia masuk sistem Perlinsos Digital hingga Desember 2026.