BPHTB Sleman Baru 20 Persen, Pemkab Genjot Sinergi
Penerimaan BPHTB Sleman baru 20 persen dari target Rp400 miliar. Pemkab perkuat sinergi dan layanan untuk mengejar capaian.
Ilustrasi mayat/Ist-Okezone
Harianjogja.com, KULONPROGO—Sesosok mayat laki-laki ditemukan di Bibir Pantai Mlarangan Asri, Pleret, Panjatan pada Selasa (12/9/2023) sekitar pukul 20.00 WIB. Diperkirakan mayat tersebut telah berada di perairan selama 3-4 hari.
Kasi Humas Polres Kulonprogo, Iptu Triatmi Noviartuti, mengatakan bahwa kejadian berawal ketika seorang petani berinisial M, warga Pleret, sedang menjaring ikan di Pantai Mlarangan Asri. Dia lalu melihat mayat tergeletak di bibir pantai tersebut.
M kemudian memanggil saksi dua berinisial YN, warga Panjatan. Tidak lama setelah itu, saksi dua datang bersama saksi tiga, berinisial HP, warga Pleret.
HP yang melihat mayat tersebut lalu menyeret jaring dan mengenai mayat lalu menariknya ke tepian.
"HP kemudian memberi tahu Bhabinkamtibmas Pleret," kata Noviartuti dihubungi, Rabu (13/9/2023).
Mayat tersebut kemudian dievakuasi dan dibawa menuju RSUD Wates guna pemeriksaan lebih lanjut. Hasil pemeriksaan dari unit identifikasi Polres Kulonprogo belum ditemukan identitas mayat.
BACA JUGA: Kulonprogo Jadi Pintu Keluar DIY, Masyarakat Diminta Waspadai Aksi Perdagangan Manusia
Tim forensik RSUD Wates menduga riwayat kematian sudah 3-5 hari. Mayat juga sudah terlihat tulang hidung sampai rahang atas. Begitupun dengan bagian tubuh lain yang mengalami kondisi serupa.
"Usia mayat diperkirakan 35-50 tahun. Panjang jenazah sekitar 185 sentimeter," katanya.
Sementara itu, Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah V Kulonprogo, Aris Widiatmoko, mengatakan bahwa pihaknya mendapat laporan dari saksi YN terkait penemuan mayat.
"Mayat yang ditemukan memakai kaos lengan panjang warna biru, kaos bagian dada warna silver, celana panjang jeans masih utuh, tapi kondisi muka sudah tidak dapat dikenali," kata Aris.
Jelas Aris, Tim SAR gabungan mengevakuasi dengan mobil jenazah PMI ke RSUD Wates.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penerimaan BPHTB Sleman baru 20 persen dari target Rp400 miliar. Pemkab perkuat sinergi dan layanan untuk mengejar capaian.
DPRD DIY menyoroti indikator kinerja daerah yang baru 40 persen meski ekonomi DIY tumbuh dan angka kemiskinan menurun.
Maskapai penerbangan Eropa mulai memangkas penerbangan akibat lonjakan harga bahan bakar jet yang membuat sejumlah rute tidak lagi menguntungkan.
Meta menghadirkan fitur Incognito Chat AI di WhatsApp dengan teknologi Pemrosesan Privat untuk menjaga kerahasiaan percakapan pengguna.
KPK memperpanjang penahanan Bupati nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terkait dugaan korupsi pemerasan OPD.
Mendag Budi Santoso memastikan impor bahan baku plastik berupa nafta dari AS mulai masuk Indonesia pada pertengahan Mei 2026.