Progres Tol Jogja-Solo Tembus 85 Persen, Ruas Sleman Segera Tersambung
Progres Tol Jogja-Solo Seksi Trihanggo-Junction Sleman capai 85%. Ditargetkan selesai Oktober 2026 dan segera tersambung ke Tol Jogja-Bawen.
Pelatih PSS Sleman Marian Mihail /PSS Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Stadion Segiri, Samarinda, bakal menjadi saksi laga panas Borneo FC Samarinda melawan PSS Sleman dalam lanjutan pekan ke-12 BRI Liga 1-2023/24. Kedua tim bakal berlaga dengan misi berbeda.
Sang tuan rumah, Pesut Etam ingin mempertahankan posisinya di papan atas. Sementara sang tamu, Super Elang Jawa datang dengan keinginan melanjutkan tren tak terkalahkan yang telah diukir dalam lima laga sebelumnya.
"Motivasi kami adalah kami tetap ingin menjaga tren baik kami, yang tidak terkalahkan dari tiga menang dan dua seri. Yang jelas posisi tim dalam kondisi yang baik dan ekspektasi tinggi," tegas Pelatih Kepala PSS, Marian Mihail dalam konferensi pers pada Sabtu (16/9/2023).
BACA JUGA: Hadapi Pesut Etam, Laskar Sembada Genjot Latihan Teknik dan Taktik
Asa Mihail untuk menjaga tren positif tersebut tentu tidak mudah. Bersua dengan Pesut Etam menurut Mihail menjadi pertandingan yang sulit, seperti laga melawan Persebaya maupun PSM Makassar. Borneo lanjut Mihail, merupakan tim besar dan punya ambisi tinggi musim ini
"Ini pertandingan sulit dan baru, pertandingan yang besar seperti melawan Persebaya dan [PSM] Makassar kemarin. Borneo merupakan tim yang besar cukup besar, musim ini juga tentu berambisi besar, mengingat kemarin di musim lalu mereka di peringkat empat. Tentu saja ekspektasi untuk musim ini akan lebih tinggi," ungkapnya.
Namun Mihail optimis akan meraih hasil terbaik dalam laga kontra Borneo nanti. "Yang jelas kami memperlakukan pertandingan ini dengan maksimal. Saya cukup senang dengan partisipasi para pemain yang sudah mempersiapkan selama 10 hari yang lalu. Saya juga optimis akan hasilnya," tegasnya.
BACA JUGA: Manajer PSS Sebut Hokky Punya Masa Depan Cerah
Optimisme Mihail turut disokong pemain muda PSS Sleman, Hokky Caraka. Hokky dalam konferensi pers secara lugas mengaku dirinya tengah dalam kondisi motivasi tinggi pasca berkontribusi bersama skuat Timnas.
"Memang motivasi diri sendiri sangat tinggi, terus karena Timnas kemarin saya makin percaya diri. Apalagi kemarin bisa berpartisipasi buat lolosin Timnas U23, ya buat diri saya sendiri pasti ada percaya diri yang lebih untuk pertandingan besok," tegas pemain bernomor punggung 80 di PSS tersebut.
Saat ditanya tanggapannya akan berhadapan dua bek asing Borneo FC, Silverio dan Lelis, Hokky menilai keduanya bisa saja membuat kesalahan. "Kita ini main sepakbola jadi walaupun lawan pemain asing, mungkin pemain asing juga bakal bisa bikin blunder, bikin salah. Terus enggak selamanya sepakbola itu tentang pemain asing, pemain lokal, pemain muda pemain tua, jadi kita harus fight di dalam lapangan," tegasnya.
Di kubu tuan rumah, Borneo FC bukan tanpa persiapan. Diperkuat belasan pemain berlabel Timnas, Pesut Etam memiliki kedalaman materi yang mumpuni. Tercatat ada 11 pemain Borneo yang membela Timnas beberapa waktu lalu.
Pelatih Borneo FC, Pieter Huistra merasa senang 11 pemainnya dipanggil ke Timnas.
"Saya senang banyak pemain yang main di Timnas, mereka memanggil banyak pemain dari kita," tuturnya.
Juru taktik asal Belanda tersebut menilai tim lawan memang memiliki pemain yang bagus. Namun Pesut Etam, kata Pieter juga diisi para pemain bagus yang siap berhadapan dengan lawan.
Disinggung perihal laga krusial untuk bertahan di papan atas, Pieter secara tegas mengatakan siapapun yang ingin bertahan di papan atas harus menang di setiap laga. Baik kandang maupun tandang. "Siapa mau di papan atas harus menang di kandang, di luar," ujarnya.
"Kita main di kandang, kita harus maksimal," tegasnya.
Banyaknya pemain Pesut Etam yang membela Timnas, dinilai Penjaga gawang Borneo FC, Nadeo Argawinata menjadi energi positif untuk tim saat laga kontra PSS Sleman.
"Saya rasa ini energi positif juga buat pertandingan besok melawan Sleman dan saya yakin semua sudah siap siapapun yang akan diturunkan dalam pertandingan besok. Entah itu pemain senior dan pemain muda karena kita di sini punya pemain yang mempunyai kualitas yang sama jadi bukan suatu kendala yang berarti," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Progres Tol Jogja-Solo Seksi Trihanggo-Junction Sleman capai 85%. Ditargetkan selesai Oktober 2026 dan segera tersambung ke Tol Jogja-Bawen.
Grengseng Pamuji menyebut program upland yang berjalan sejak 2025 mulai menunjukkan hasil nyata bagi pengembangan komoditas kopi di wilayah Kabupaten Magelang.
Franchise Danur resmi berakhir setelah 10 tahun dengan film terakhirnya ditonton jutaan orang di bioskop Indonesia.
Di Jogja Financial Festival 2026 anak muda diedukasi interaktif untuk meningkatkan literasi asuransi generasi muda di Jogja.
Aturan baru masuk SD 2026: Anak 5,5 tahun bisa daftar dengan surat psikolog, sekolah dilarang tes calistung. Simak rincian kuota dan syaratnya di sini.
Ekspor Bantul periode Januari-April 2026 capai Rp532 miliar. Simak daftar komoditas unggulan dan upaya Pemkab Bantul menjaga target ekspor di sini.