Pemkot Magelang Perkuat Pemahaman Masyarakat tentang Pengangkatan Anak
Niat mulia masyarakat untuk mengangkat anak perlu dibarengi dengan pemahaman terhadap prosedur dan ketentuan yang berlaku agar hak-hak anak tetap terlindungi se
Kegiatan dropping air bersih di Tempel dan Seyegan oleh BPBD Sleman tahun 2022/ ist - BPBD Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman telah melakukan dropping sebanyak 54 tangki air bersih untuk beberapa lokasi berbeda di wilayahnya pada musim kemarau 2023.
Adapun lokasi yang telah didropping air bersih tersebut di antaranya daerah Sumberarum Moyudan dan Kaliurang Timur.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sleman Makwan mengatakan, sejak penetapan siaga darurat kekeringan akibat puncak musim kemarau, 31 Agustus 2023, pihaknya telah menerima permintaan dropping air bersih dari dua wilayah.
Wilayah pertama yang meminta dropping air adalah Dusun Kaliurang Timur, Hargobinangun, Pakem. Di sana ada sebanyak 2 RT, yakni RT 7 dan RT 8 yang mengalami krisis air bersih setelah mata air kletak mengalami penyusutan debit air.
"Untuk itu kami lakukan droping air dengan memasang hidran umum dan kemudian warga menyalurkan air lewat pipa secara grafitasi," kata Makwan, Jumat (22/9/2023).
BACA JUGA:Tak Diguyur Hujan Lebih dari 2 Bulan, Daerah-Daerah di DIY Ini Berstatus Awas Kekeringan
Sementara wilayah kedua yang meminta dropping air adalah di Dusun Sejati, Sumberarum, Moyudan. Disana warga mengalami kesulitan air bersih karena muka air Sungai Progo di wilayah itu menurun sehingga mengakibatkan sumur milik warga mengering.
"Kami bantu dengan bantuan pompa air untuk mengangkat air dari Sungai Progo kebatas sejauh 100 meter untuk mengisi sumur-sumur dan bak penampungan air warga," lanjut Makwan.
Selain dua wilayah tersebut, Makwan menyatakan saat ini pihakhya terus mewaspadai kekeringan di wilayah lainnya.
Makwan menuturkan, pada musim kemarau tahun ini beberapa wilayah di kabupaten Sleman memang rawan terjadi bencana kekeringan. Beberapa wilayah yang potensinya cukup tinggi yakni berada di kapanewon Prambanan, Gamping, Tempel, dan Moyudan.
Ia menegaskan, dalam menghadapi musim kemarau tahun ini, BPBD Sleman telah menyiapkan sedikitnya 145.000 liter air bersih. Air bersih tersebut nantinya bisa disalurkan kepada masyarakat apabila dibutuhkan.
"Nantinya jika ada laporan dan permintaan akan langsung kami droping air bersih," ucap Makwan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Niat mulia masyarakat untuk mengangkat anak perlu dibarengi dengan pemahaman terhadap prosedur dan ketentuan yang berlaku agar hak-hak anak tetap terlindungi se
Pencegahan stunting tidak hanya difokuskan pada anak, karena ibu juga harus mendapat perhatian.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.
Jadwal KRL Solo–Jogja Jumat 22 Mei 2026 kembali normal. Cek jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.